Dampak Sosial Media terhadap Kesehatan Mental

Media sosial adalah sebuah media online untuk berbagi, mengikuti, dan menghasilkan karya baik dari blog, jejaring sosial, maupun dunia virtual lainnya. Media sosial teknologi bisa ditemukan dalam bentuk majalah, internet, weblog, wiki, podcast, foto atau gambar, video, peringkat, dan bookmark sosial.

Setiap manusia pasti akan mengalami perubahan baik terbatas maupun luas, cepat maupun lambat. Perubahan dapat berupa nilai dan norma sosial, perilaku kehidupan, interaksi sosial, dan sebagainya. Perubahan sosial adalah perubahan struktur masyarakat yang mempengaruhi pola interaksi sosial dalam membangun karakter manusia menjadi lebih baik atau malah sebaliknya.

Perubahan sosial bisa berasal dari masyarakatnya sendiri dan bisa dari luar masyarakat. Perubahan dari luar masyarakat bisa berasal dari lingkungan di sekitarnya, seperti penggunaan sosial media. Penggunaan sosial media dapat memberi dampak positif dan dampak negatif terhadap penggunanya.

Beberapa dampak positif dari media sosial yaitu:

1. Memudahkan kita dalam berinteraksi terhadap sesama makhluk sosial 

Dari media sosial kita dapat dengan mudah berinteraksi dengan siapa saja yang kita cari.

2. Memperluas jaringan dan koneksi sosial

Media sosial dapat membuat kita memperluas koneksi serta jaringan melalui online, seperti menambah pertemanan dari orang yang berasa dari negara asing.

3. Lebih mudah dalam mengekspresikan diri di tempat sosial

Bagi orang yang malu atau gugup dalam tampil secara langsung di depan umum, dapat mengekspresikan dirinya melalui media sosial yang akhirnya mampu membuat diri merasa bebas dalam kesendiriannya.

4. Mudah mendapatkan informasi dan menyebarkan informasi

Melalui media sosial, siapapun dapat mendapat informasi yang disajikan maupun menyebarkan informasi kapan saja, dimanapun berada, dan bagaimanapun situasinya.

5. Menghabiskan biaya yang lebih murah dibandingkan bertatap muka

Bila dibandingkan dengan media lain, media sosial lebih murah karena yang diperlukan hanya biaya internet untuk dapat mengakses media sosial.

Beberapa dampak negatif dari media sosial yaitu :

1. Kecanduan media sosial

Sebuah studi yang dilakukan Universitas Nottingham Trent mengenai karakteristik psikologis, kepribadian, dan penggunaan media sosial menyimpulkan bahwa adanya suatu kondisi di masyarakat yang dapat disebut dengan kecanduan media sosial. Kriteris ini muncul dari sikap masyarakat yang mengabaikan kehidupan nyata hingga berpengaruh terhadap suasana hatinya, dimana sering ditemukan pada para pengguna media sosial.

2. Lebih sering merasa sedih dibandingkan senang

Berdasarkan studi yang dilakukan Universitas Michigan pada Agustus 2013 lalu menyatakan bahwa semakin lama kita menggunakan media sosial, semakin sering pula kita merasa kurang bahagia. Dalam laporannya, ditemukan orang yang menggunakan facebook seharian dapat memunculkan persepsi tentang isolasi sosial yang menyebabkan pengguna merasa kebahagiaan sesaat dan sedikit rasa puas yang diterimanya dalam hidupnya.

3. Selalu membandingkan hidupnya dengan pengguna media sosial lainnya

Terjadi faktor kompetisi pada para pengguna media sosial, seseorang cenderung memberikan penilaian serta membandingkan diri sendiri terhadap orang lain. Dalam sebuah riset yang dilakukan Universitas Houston dan Universitas Palo Alto asal AS pada Oktober 2014 memperlihatkan bahwa membandingkan perasaan kita terhadap orang lain melalui postingan sosial dapat memicu terjadinya gejala depresi.

4. Menimbulkan kecemburuan terhadap orang lain

Selain memicu gejala depresi, pengguna media sosial juga dapat menyebabkan kecemburuan terhadap orang lain. Hal ini dinyatakan melalui studi dari Universitas Humboldt Berlin Jerman bahwa penggunaan media sosial secara berlebih menyebabkan perasaan tidak menyenangkan seperti rasa cemburu yang cenderung membuat kita merasa tersaingi.

5. Banyak teman di media sosial tidak menjamin kamu adalah orang sosial

Sebuah riset dari antropologi dan psikologi asal Inggris menunjukkan bahwa kemampuan otak manusia terbatas dalam interaksi sosial di dunia nyata. Hal ini berlaku terhadap pengguna media sosial dimana memiliki banyak teman di media sosial bukan berarti orang tersebut memiliki banyak teman di kehidupan nyata. Rasa kesepian tersebut berhubungan erat dengan kesehatan mental, karena orang-orang di kehidupan maya tidak memiliki efek terapi seperti orang-orang di kehidupan nyata. Jadi, pertemanan di kehidupan nyata lebih penting dibanding kehidupan maya.

Demikianlah, dampak-dampak yang dapat ditemukan pada pengguna media sosial bagi kehidupan manusia. Jadi, pergunakanlah media sosial dengan baik dan benar.

Refference :

Penulis : Rovie

Editor : Bayu Mahendra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *