Tetap Torehkan Prestasi Dalam Situasi Pandemi, Potensi Mahasiswa FK Unud Menjadi Sorotan

Malam Apresiasi sepertinya sudah tidak asing lagi di telinga mahasiswa FK Universitas Udayana. Kegiatan ini merupakan program kerja tahunan BEM FK Unud sebagai bentuk penghargaan terhadap pencapaian mahasiswa di FK Unud yang telah membawa nama baik almamater di berbagai ajang perlombaan baik akademik maupun non-akademik. Tahun ini, kegiatan apresiasi yang sama berganti nama menjadi Puncak Apresiasi

Pada Minggu, 20 Maret 2022 melalui Webex Meeting, Puncak Apresiasi dibuka secara langsung oleh ketua panitia kegiatan, Ni Putu Aprilia Chintya Dewi. “Abra Acitya Sambada” terucap lantang dalam sambutan April. Tema puncak apresiasi tersebut diambil secara khusus untuk memotivasi mahasiswa agar tetap mengembangkan potensi yang dimiliki, meraih prestasi, dan mengharumkan nama FK Unud di tengah keterbatasan dalam masa pandemi. Mahasiswa FK Unud nyatanya tampak sangat antusias dalam kegiatan ini. Pendaftaran dan seleksi berkas terlaksana dengan lancar dikoordinir oleh panitia hingga terpilih 61 mahasiswa penerima apresiasi. 

 “Abra Acitya Sambada” sendiri memiliki makna memaksimalkan potensi, berkilau dengan ilmu. Beranjak dari tema tersebut, digarisbawahi kata penting yaitu “potensi”. Prestasi yang dicapai oleh mahasiswa tidak akan jauh dari potensi yang dimiliki masing-masing individunya. 

Potensi tidak begitu saja kita pahami dan kita kembangkan. Potensi bahkan ditemukan setelah melalui proses belajar yang panjang. Lalu bagaimana cara kita untuk mengetahui potensi terbaik diri sendiri? Ada beberapa tips menarik yang penulis kutip dari wikiHow.com tentang cara memahami potensi diri yaitu:

  • Diawali dengan memahami nilai penting yang kita miliki dengan sabar dan menaruh cinta pada diri sendiri. Kita bisa memperhatikan bagaimana cara kita menyikapi situasi dan permasalahan yang kita hadapi sehari-hari serta lingkungan yang membuat kita nyaman untuk mengembangkan potensi diri. Selain itu, kita bisa memvisualisasikan sosok seperti apa yang kita harapkan untuk kedepannya tanpa menekan diri sendiri. 
  • Berikutnya, kita harus mampu mengatasi jebakan-jebakan yang membuat kita sulit berkembang seperti generalisasi terhadap kegagalan, hanya fokus pada aspek negatif tanpa melirik aspek positif hal yang dihadapi, serta selalu menempatkan standar orang lain terhadap diri sendiri. Kita memang perlu belajar dari orang lain tapi bukan berarti apa yang orang lain capai juga wajib kita capai. Kita hanya perlu menjadi diri sendiri, berusaha maksimal dan tidak mudah menyerah, serta mensyukuri apa yang kita dapatkan sebagai hasilnya nanti.
  • Tujuan tanpa usaha akan sia-sia. Jadi, kita harus memulai menuliskan tujuan-tujuan yang ingin dicapai dan berusaha maksimal untuk mencapainya.
  • Mengasah cara berpikir juga penting dalam memahami potensi diri. Dengan belajar dari kesalahan, berpikir lebih realistis dan positif, menjadikan orang lain sebagai inspirasi bukan tekanan, serta bertanggungjawab untuk semua tindakan yang kita lakukan akan membimbing kita menuju tujuan-tujuan yang ingin kita capai.
  • Teguh menghadapi kesulitan dalam mencapai tujuan juga tidak kalah penting. Pada dasarnya, tidak mudah mencapai apa yang kita inginkan dalam hidup. Bahkan, sering kali apa yang kita dapatkan justru 180° berbeda dari apa yang kita harapkan. Jatuh bangun harus dihadapi dengan ketegaran serta rasa syukur akan setiap proses yang sudah berhasil kita lewati. 
  • Terakhir, hadapi dan lawan rasa takut untuk mencoba.

Ketika kita bisa menghargai proses dalam menemukan potensi diri maka kita akan lebih menghargai hidup dan diri sendiri. Kita akan menemukan potensi yang paling tepat di waktu yang tepat selama kita terus berusaha dan pantang menyerah.

SEMANGAT MAHASISWA FK UNUD!! 

TERUSLAH MENGGALI POTENSI DIRI DAN BERPRESTASI, HARUMKAN NAMA FK UNUD! 

Penulis: Yukta Iswari

Sumber: https://www.wikihow.com/Realize-Your-True-Potential

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments