Music On My Mind : Memperbaiki Suasana Hati Melalui Musik, Apakah Benar Dapat Menyehatkan Tubuh dan Pikiran?


Halo Sobat Injeksi! Bagaimana nih suasana hati kalian hari ini? Semoga masih dalam mood yang baik ya hehe. Kali ini, fakta kesehatan Injeksi akan membahas topik tentang musik dan kesehatan. Penasaran kan? Yuk, baca artikelnya!

Musik adalah padu padan suara dalam bentuk getaran yang mampu memberikan rangsangan pada pengindraan, organ tubuh, dan emosi. Menurut Yunitasari, musik memiliki tiga komponen penting meliputi beat, ritme, dan harmoni yang mampu memengaruhi tubuh, jiwa, dan roh (Yunitasari, 2008). Sebagai gelombang suara, musik diyakini mampu meningkatkan endorfin dalam tubuh yang mampu memengaruhi suasana hati dan mampu menurunkan rasa cemas.

Stimulasi mendengar musik yang menyenangkan dapat meningkatkan produksi endorfin di dalam sistem kontrol desenden yang berdampak pada menurunnya stimulus yang sampai ke otak dan mengakibatkan nada-nada yang diterima memberikan stimulasi berupa gelombang alfa. Nah, gelombang tersebut diyakini dapat memberikan efek ketenangan, kenyamanan, dan ketentraman (Yunitasari, 2008). Menurut Hoffman, dalam dunia kesehatan musik dapat membantu manusia dalam mencapai keadaan relaksasi, mengurangi ketegangan otot, meringankan insomnia, menormalkan denyut jantung, dan menurunkan tekanan darah (Hoffman, 1997). Ditambahkan dari penelitian yang dilakukan Dayat, musik diyakini dapat meningkatkan intelegensi, refreshing, menenangkan, menyegarkan, motivasi, sebagai terapi kanker, stroke, dementia, penyakit jantung, nyeri, gangguan belajar, dan sebagai alat komunikasi (Dayat Suryana, 2012)

Dari hasil penelitian terkait studi kesehatan jiwa, terapi musik diyakini sangat efektif dalam meredakan kegelisahan, stres, dan depresi. Banyak jenis musik yang dapat digunakan untuk terapi, diantaranya musik klasik, instrumental, jazz, dangdut, pop rock, dan keroncong. Melalui terapi musik yang konsisten, seseorang akan bisa mengatasi masalah emosional di dalam dirinya.

Lalu, apakah kalian termasuk orang yang mendengarkan musik setiap hari? Jika ya, pasti sebagian dari lagu-lagu itu dapat membuat kalian larut dalam suasana lagu tersebut menyesuaikan suasana hati. Kita dapat menjadi semangat ketika mendengarkan musik rock dan bisa ikut bersedih mendengar musik yang bernada sendu. Hal itu ternyata sudah bisa dibuktikan oleh penelitian yang mengungkapkan bahwa musiklah yang mempengaruhi suasana hati seseorang, lho! Ketika seseorang mendengarkan musik bernada gembira, maka akan berpengaruh positif dengan keadaan hati orang tersebut begitu juga sebaliknya.

Menariknya, penelitian tersebut juga membedakan musik yang tersebar di media menjadi dua jenis, yaitu musik instrumental dan musik berlirik. Musik instrumental hanya memperdengarkan permainan alat musik yang dimainkan oleh musisi, seperti piano, gitar, biola, dan lainnya. Sementara musik berlirik memiliki vokal dan arti dalam liriknya.Musik berlirik lebih banyak digemari karena bisa dinyanyikan oleh semua orang, sementara instrumental hanya bisa dimainkan oleh orang yang bisa memainkan alat musik tersebut saja. Elemen-elemen dalam musik seperti ketukan, tempo, arti lirik, gabungan suara, volume, dan kejernihan suara tersebutlah yang dapat memengaruhi keadaan hati seseorang. Maka dari itu, musik jazz yang dapat memberikan suasana tenang sering diputar di tempat-tempat makan.

Penelitian lainnya mengenai elemen musik menyebutkan bahwa ketika sebuah musik memiliki tempo yang cepat, volume suara yang sangat tinggi, serta memiliki artikulasi legato atau antar-notnya dimainkan tanpa terputus, dapat membuat emosi seseorang menjadi marah. Sebaliknya, jika sebuah musik memiliki tempo yang cepat, volume suara tinggi, memiliki artikulasi stakato atau terputus-putus, maka akan memicu kebahagiaan. Lalu jika sebuah musik memiliki tempo yang pelan, volume suara rendah, dan artikulasinya legato, itu akan memicu emosi kesedihan.Sebaliknya, jika artikulasinya stakato, akan memicu ketakutan bagi orang yang mendengarnya. Penyebab berpengaruhnya musik terhadap suasana hati seseorang disebabkan oleh alunan musik itu sendiri yang dapat menjadi stimulus besar bagi otak. Hal tersebut berpengaruh pada otak dalam aspek kognitif dan emosi.

Kok bisa ya musik memengaruhi suasana hati? Ternyata, dalam aspek emosi, mendengarkan musik dapat memengaruhi sistem saraf manusia yang ada dalam otak. Seperti amigdala dan korteks media orbitofrontal yang bekerja sama memproses emosi seseorang. Dengan demikian tidak heran jika mendengarkan musik dapat memengaruhi suasana hati seseorang.

Berikut adalah beberapa contoh genre musik dan efek yang dapat ditimbulkan dari mendengar musik tersebut:

Blues: Ritme dari musik blues dapat sedikit memperlambat detak jantung anda dan membuat anda lebih tenang.

Rock dan punk: Genre musik yang dapat membuat kita semangat dan memacu adrenalin dengan tempo yang energik, maka dari itu tak heran jika kita melihat orang mengangguk dengan semangat saat konser band rock karena pacuan adrenalin dari musik tersebut

Reggae: Reggae adalah salah satu genre musik yang bisa menenangkan anda di saat suasana hati meledak-ledak . Beberapa orang berpendapat genre reggae memiliki ritme musik yang menyehatkan untuk jantung manusia, khususnya ketika mendengarkannya saat beristirahat.

Dance: Lagu ber-genre dance akan membuat anda merasa lebih baik dengan cepat. Tempo yang cepat dan tingginya tingkat energi yang dimiliki akan membuat anda bergoyang.

– Klasik: Genre musik ini bisa meningkatkan mood seseorang sekaligus menenangkan. Musik jenis ini juga disebut bisa mempengaruhi tingkat kemampuan otak, oleh karena itulah musik klasik sering digunakan di sekolah dan juga di rumah sakit. Selain itu, lagu klasik juga bisa membuat anda (dan anak-anak anda tentunya) tidur lebih baik di malam hari.

Rap dan hiphop: Jenis musik satu ini bisa mengubah mood anda dalam beberapa cara tergantung dari lirik lagunya, tempo musiknya, dan keseluruhan pesan yang terkandung dalam lagunya sendiri. Lagu rap sering membawa pesan tentang kemarahan, keangkuhan, dan kekerasan, tapi beberapa orang mengatakan bahwa rap membuat mereka rileks.

Country: Beberapa dari orang mengibaratkan musik country berhubungan dengan depresi dan kesendirian, serta bergantung pada arti lirik yang diberikan oleh musisi

Sobat Injeksi semua boleh saja kita suka sama semua genre musik yang kita sukai, tapi tetap ingat ya kalau musik bisa memengaruhi suasana hati kita. So, coba mulai sadari efek musik yang Sobat Injeksi sedang dengarkan terhadap suasana hati!

 Referensi : 

  1. Yunitasari Lena. (2008). Terapi Musik untuk Anak Balita Panduan untuk Mengoptimalkan Kecerdasan Anak Melalui Musik. Yogyakarta: Cemerlang Publishing.
  2. Hoffman, J. (1997). Tuning in to the power of music, (Complimentary Therapy) RN 60. (June 1997) 52-54.
  3. Dayat Suryana. (2012). Terapi Musik. http://books.google.co.id /books? id=fuCO5gqmoVcC&printsec=frontcover&hl=id&source=gbs_vpt_buy# v=onepage&q&f=false diunduh pada tanggal 2 Januari 2017.
  4. https://www.healthline.com/health/benefits-of-music
  5. https://time.com/5254381/listening-to-music-health-benefits/
  6. https://greatergood.berkeley.edu/article/item/five_ways_music_can_make_you_healthier
  7. https://www.psychologies.co.uk/music-makes-you-feel-better

Staff         : Eca dan Sahara

Editor        : Adinia S

Redaktur    : Prima Kusuma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *