Menelisik “Librocubicularist”: Membaca Sambil Rebahan Memang Nyaman, Tetapi Belum Tentu Aman!

Sumber: https://treerush.com/adventures-in-a-really-good-book/

Halo, Sobat Injeksi! Apa kabar? Tak terasa, saat ini kita telah telah memasuki pertengahan bulan April. Omong-omong nih, apa saja tugas dan kontribusi kita sebagai mahasiswa? Tentu saja yang terbesit di benak pertama kali adalah mengamalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi.  Tri Dharma Perguruan Tinggi terdiri dari pendidikan, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat. Sehubungan dengan itu, salah satu esensi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah pembelajaran. Pada proses pembelajaran, seorang mahasiswa dituntut mencari banyak literatur untuk menggali ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, kebiasaan membaca tak lepas dari keseharian kita. Bahkan seseorang yang selalu membaca dan saking sukanya sampai membaca di tempat tidur, ternyata  punya julukan tersendiri lho! Bagi Sobat Injeksi yang terbiasa melakukan hal itu, ingatlah sekarang kalian bernama “Librocubicularist”! Lalu, ada apa dengan “Librocubicularist”?

Dikutip dari IDN TIMES, kaum “Librocubicularist” adalah mereka yang gemar membaca buku di tempat tidur. Hal itu dilakukan oleh para pembaca untuk mendapatkan kenyamanan ketika berkutat dengan buku yang dibacanya, misalnya membaca buku sambil rebahan. Eits, tetapi perlu diingat bahwa ‘nyaman’ belum tentu ‘aman’ bagi kesehatan ya! Sebuah informasi untuk Sobat Injeksi yang tergolong “Librocubicularist”, kebiasaan membaca di tempat tidur ternyata dapat menimbulkan Asthenopia, lho!

Asthenopia atau kelelahan mata bisa timbul karena penggunaan mata berlebihan yang dipengaruhi faktor durasi, intensitas, dan monotonnya suatu pekerjaan yang dilakukan. Hal tersebut relevan dengan kebiasaan para “Librocubicularist” menghabiskan waktu berjam-jam untuk menyelesaikan bacaan favoritnya di tempat tidur. Menurut Optical Express tahun 2019, membaca sembari tidur dengan posisi telungkup mengakibatkan kelelahan mata yang memicu ketidaknyamanan di area mata, membuat penglihatan kabur, dan sakit kepala. Pada posisi telungkup, kaum “Librocubicularist” akan membaca dengan fokus mata condong ke atas dan membaca pada sudut yang menyebabkan kelelahan mata jangka panjang. Dikutip dari P2PTM Kemenkes tahun 2019, perlu diketahui bahwa sudut membaca optimal adalah 60° dan saran jarak membaca yang baik adalah sepanjang 30 cm.

Namun, nyatanya anjuran tersebut nampak sulit diterapkan. Semenjak pandemi, ketika pembelajaran jarak jauh berlangsung membuat akses terhadap e-book (buku elektronik) semakin mudah karena dapat dibuka kapan pun dan di mana pun melalui gawai. Menggunakan gawai pada jarak cenderung dekat dapat meningkatkan daya akomodasi mata dan memperbesar beban kerja otot siliaris. 

Demikianlah pemaparan terkait “Librocubicularist” dan kebiasaannya membaca di tempat tidur yang dapat menimbulkan Asthenopia. Membaca di tempat tidur memanglah salah satu kegiatan sederhana yang menyenangkan, tetapi ingatlah bahwa efeknya tidak sesederhana itu pada jangka panjang. Semoga tulisan ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua, terutama Sobat Injeksi yang gemar membaca buku ya!

Referensi:

Albertus, A. (2021). Mahasiswa, Yuk Pahami Apa Itu Tridarma Perguruan Tinggi. Kompas.com.https://edukasi.kompas.com/read/2021/03/06/092743171/mahasiswa-yuk-pahami-apa-itutridarma-perguruan-tinggi?page=all

Kemala, F. (2021). Jaga Kesehatan Mata, Biasakan Membaca dengan Posisi yang Benar Ini. hellosehat. https://hellosehat.com/mata/posisi-membaca-yang-benar/

Ganie, M. A., Himayani, R., & Kurniawan, B. (2019). Hubungan Jarak dan Durasi Pemakaian Smartphone dengan Keluhan Kelelahan Mata pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Jurnal Majority, 8(1)

OpticalExpress. (2019). Is Reading While Lying Down Bad For Your Eyes?. https://www.opticalexpress.co.uk/magazine/article/is-reading-whilst-lying-down-bad-for-your-eyes

P2PTM Kemenkes RI. (2019). Pesan Menjaga Kesehatan Mata. kemkes.go.id. http://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/gangguan-indera/pesan-menjaga-kesehatan-mata

Rahmadila, E. P. (2017). 13 Macam Julukan Buat Pecinta Buku, Kamu Banget?. IDN TIMES.https://www.idntimes.com/hype/fun-fact/rahmadila-eka-putri/13-macam-julukan-buat-pecinta-buku-mana-yang-kamu-banget-c1c2/11

Staff: Ni Kadek Vinita Dwi Antarini

Editor: Ni Ketut Trisna Maha Augustia

Redaktur: Olivia Theodora

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *