LIPUTAN BERITA GREBEG DESA 2021

Sabtu, 29 Mei 2021 telah berlangsung Grebeg Desa 2021 yang diselenggarakan oleh Badan Semi Otonom Komunitas Mahasiswa Peduli Kanker (KOMPAK) Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Grebeg Desa 2021 ini dilaksanakan di Desa Gubung, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, Bali yang dimulai pada pukul 09.30 WITA – 15.15 WITA. Grebeg desa merupakan program kerja pelayanan kesehatan dan pengabdian masyarakat dibawah Departemen Pengabdian Masyarakat KOMPAK FK UNUD. Tujuan dari Grebeg Desa sendiri selain melaksanakan tri dharma perguruan tinggi, juga bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terutama mengenai kanker dan pentingnya deteksi dini kanker. 

Grebeg Desa 2021 kali ini mengangkat tema “Pengakaran Sistem Pencegahan Kanker dalam Masyarakat melalui Promosi, Edukasi dan Prevensi.” Ayu Ratnasari selaku Ketua Grebeg Desa 2021 menuturkan pemilihan tema tersebut didasarkan karena dalam melakukan perlawanan terhadap kanker di Masyarakat tentunya dibutuhkan sistem pencegahan yang kuat dalam masyarakat secara holistik, meliputi pengetahuan dasar, sikap kewaspadaan dan pola hidup sehat. Tak hanya itu sistem pencegahan ini pun memiliki pondasai penting yaitu promosi, edukasi dan prevensi dengan harapan masyarakat yang diedukasi dapat melakukan prevensi, deteksi dini serta menurunkan angka kesakitan dari kanker tersebut.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang memfokuskan pada meningkatkan pengetahuan masyarakat siswa siswi SMP dan SMA terkait pencegahan dini kanker serviks dan payudara serta pelatihan bagi tenaga-tenaga di bidang medis oleh para ahli di bidang kanker, kegiatan Grebeg Desa tahun ini tidak melakukan pelayanan kesehatan dikarenakan kondisi pandemi saat ini. Namun digantikan dengan pemberian donasi di acara puncak Grebeg Desa 2021 pada tanggal 29 Mei 2021, penyebaran informasi kanker, on air radio yang dilaksanakan pada 23 Mei 2021 di Radio Gema Merdeka dengan topik bahasan kanker secara umum, serta melakukan penelitian. Ayu Ratnasari mengungkapkan kendala dan hambatan dari acara Grebeg Desa tahun ini berupa keraguan untuk turun langsung ke masyarakat dikarenakan kondisi pandemi COVID-19 yang ditakutkan ada orang yang terinfeksi tanpa gejala dan akhirnya menular dari satu orang ke yang lainnya. Namun, dari panitia sendiri sudah melakukan antisipasi dengan melakukan protokol kesehatan ketat dengan menggunakan masker, mencuci tangan, menggunaan face shield, membawa handsanitizer, dan penerapan social distancing serta pembagian masker pada masyarakat yang diedukasi.

Ayu ratnasari juga mengungkapkan rasa syukurnya karena dalam kondisi pandemi saat ini KOMPAK FK UNUD masih bisa melaksanakan kegiatan Grebeg Desa meskipun dengan konsep acara yang terbilang beda dari tahun-tahun sebelumnya dan kegiatan Grebeg Desa 2021 nyatanya sudah sesuai ekspektasi yang telah dibuat. Ayu mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada pembina KOMPAK FK UNUD serta kakak dari KOMPAK FK UNUD atas dukungannya kepada para panitia Grebeg Desa 2021 sehingga acara bisa terselenggara dengan lancar. Tak hanya itu ia juga menggungkapkan rasa terimakasihnya pada Desa Gubug yang sudah mau menerima para panitia Grebeg Desa 2021 walaupun masih di masa pandemi saat ini dan berharap bantuan yang disalurkan dapat mengurangi beban masyarakat. 

Penulis : Ainun Aulia 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *