Kecanduan Tembakau dalam Rokok? Yuk Rehabilitasi dengan CINTA

Hai Sobat Injeksi!!! Kalian pasti sudah tidak asing lagi mendengar kata tembakau bukan? Iya betul, tembakau adalah salah satu bahan yang terkandung dalam rokok. Sebetulnya, masih banyak bentukan lain dari produk yang menggunakan bahan dasar tembakau, seperti klobot, cerutu, klembak menyan, tembakau linting, dan lainnya. Namun, masyarakat Indonesia sendiri lebih banyak mengenal produk tembakau dalam bentuk rokok yang dijual di warung-warung terdekat.

Di dalam tembakau terdapat lebih dari 7.000 bahan kimia berbahaya loh sobat, termasuk 250 bahan kimia di dalamnya yang diyakini bersifat karsinogenik. Perokok aktif jangka panjang dapat kehilangan setidaknya 10 tahun kehidupan mereka. Di tingkat global, lebih dari 22.000 orang dimana setiap empat detik seorang perokok meninggal dunia setiap harinya  karena tembakau. Segala bentuk penggunaan tembakau itu berbahaya dan tidak ada kadar aman dari penggunaan tembakau.

Lalu apa sih dampak tembakau sebenarnya terhadap kesehatan tubuh manusia? Penggunaan tembakau ternyata bisa memengaruhi seluruh organ tubuh manusia loh. Penyakit yang dapat ditimbulkan diantaranya adalah penyakit kardiovaskular, kanker mulut, kanker tenggorokan, kanker lainnya, kematian janin, dan pengaruh buruk terhadap janin. Lalu bagaimana bila seseorang sudah kecanduan terhadap tembakau dalam bentuk rokok? Yuk simak tips dan trik dalam merehabilitasi diri terhadap kecanduan merokok dengan CINTA:

  1. Cobalah Mengurangi Intensitas Merokok

Orang yang kecanduan tentunya akan sulit untuk menghentikan kebiasaan merokok mereka. Langkah awal untuk merehabilitasi diri dari kecanduan merokok adalah dengan mencoba sedikit demi sedikit mengurangi intensitas merokok setiap harinya. Perlahan namun pasti dan yang terpenting selalu ada progres dalam menurunkan keinginan untuk merokok. Sehingga, diharapkan suatu hari nanti akan tiba saatnya ketika  pecandu berhenti merokok.

  1. Ingat Bahwa Rokok Membawa Dampak Negatif

Seperti yang kita ketahui, banyak sekali dampak negatif dan bahaya merokok baik bagi perokok aktif maupun pasif. Di setiap kemasan rokok pun sudah diberi gambar peringatan akan bahaya dari menghisap rokok. Harapannya, dengan mengingat bahwa rokok membawa dampak negatif yang banyak, pecandu rokok mulai gentar dan berusaha untuk merehabilitasi diri untuk berhenti merokok.

  1. Niatkan Diri Berhenti Merokok

Pepatah bijak mengatakan bahwasannya “Segala sesuatu tergantung niatnya,” usaha yang tidak dibarengi niat akan menghambat tercapainya suatu tujuan. Oleh karena itu, pecandu rokok harus memiliki niat dan keinginan yang kuat untuk merehabilitasi diri agar dikemudian hari tujuan untuk berhenti merokok dapat tercapai.

  1. Tingkatkan Aktivitas Fisik

Meningkatkan aktivitas fisik diyakini akan berdampak baik bagi kesehatan fisik dan mental. Selain dari usaha secara langsung yang dilakukan dalam merehabilitasi diri dari kecanduan merokok, peningkatan aktivitas fisik bisa dijadikan sebagai salah satu upaya dalam merehabilitasi diri secara tidak langsung.

  1. Asupan Gizi yang Cukup

Gizi yang cukup dapat meningkatkan kesehatan tubuh karena organ tubuh mendapatkan nutrisi yang cukup untuk melakukan fungsi sesuai dengan yang seharusnya. Dengan gizi yang cukup, kesehatan dan kebugaran kondisi tubuh pecandu rokok diharapkan dapat tetap terjaga selama rehabilitasi dalam upaya berhenti merokok berlangsung.

Itulah tips dan trik untuk merehabilitasi diri agar tidak lagi kecanduan dalam merokok. Berhenti merokok akan mengurangi risiko penyakit-penyakit berbahaya yang telah disebutkan sebelumnya. Tidak pernah ada kata terlambat untuk berhenti merokok. 

Referensi :

  1. WHO. 2019. Tubuh Tembakau. Dapat diakses pada: https://apps.who.int/iris/bitstream/handle/10665/324846/WHO-NMH-PND-19.1-ind.pdf
  2. Abdillah Ahsan, dkk. 2009. Damak Tembakau dan Pengendaliannya di Indonesia Lembar Fakta untuk Masukan Kebijakan. Dapat diakses pada https://www.researchgate.net/publication/301197556_DAMPAK_TEMBAKAU_DAN_PENGENDALIANNYA_DI_INDONESIA_LEMBAR_FAKTA_UNTUK_MASUKAN_KEBIJAKAN.

Staff : Sahara 

Redaktur : Gita

Editor : Ara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *