Kabar Gembira! Vaksin Covid-19 Akan Segera Diberikan untuk Remaja Usia 12-17 Tahun

sumber gambar :  https://koran-jakarta.com/inggris-setujui-pemberian-vaksin-pfizer-untuk-remaja

Pentingnya vaksin Covid-19 untuk remaja di Indonesia

Saat ini, pemerintah sedang menggencarkan pemberian vaksin bagi masyarakat Indonesia dengan target 181.554.465 warga Indonesia yang dibagi dalam tiga golongan besar. Tiga golongan besar tersebut yakni 1,4 juta tenaga kesehatan di tahap pertama, lalu secara paralel menyasar sebanyak 21,5 juta lansia dan 17,3 juta petugas pelayanan publik di tahap kedua. Sedangkan tahap ketiga adalah bagi masyarakat rentan dan umum sebanyak 141,3 juta.

Hingga saat ini, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 masih terus meningkat. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, juga menyoroti tingginya jumlah penderita Covid-19 usia anak-anak hingga remaja di Indonesia. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) juga menyebutkan bahwa 1 dari 8 pasien terkonfirmasi positif terinfeksi Covid-19 di Indonesia adalah anak. Beliau mengatakan bahwa pemerintah masih terus memantau perkembangan yang terjadi mengenai fenomena ini.

Menurut seorang epidemiolog UGM, dr. Citra Indriani, sejak awal anak-anak berisiko terinfeksi Covid-19. Namun, pengetahuan tentang infeksi virus menunjukkan gejala yang terjadi kepada anak tergolong sedang ke berat. Data statistik saat ini juga menunjukkan bahwa  pasien Covid-19 yang berusia di bawah 18 tahun memiliki tingkat kesembuhan 99% lebih tinggi ketimbang pasien berusia di atas 18 tahun. Meski demikian, pemerintah ingin menyiapkan vaksin Covid-19 bagi anak-anak dan remaja di bawah usia 18 tahun sebagai langkah preventif yang dilakukan untuk mencegah lebih banyak kasus anak-anak dan remaja yang terpapar Covid-19. Hal ini juga menjadi poin yang disoroti BPOM untuk memberikan izin vaksin Corona usia anak dan remaja 12-17 tahun karena angka kematian Corona anak disebut BPOM mencapai 30% di rentang usia 10-18 tahun.

Kajian tentang Vaksin Covid-19 untuk remaja

Rencana pemberian vaksin Covid-19 membutuhkan kajian mendalam sebelum diberikan kepada masyarakat. Banyak hal yang perlu dikaji mengenai vaksin, seperti keefektifan dan keamanan vaksin tersebut. Dalam wawancara sebelumnya yang dimuat dalam artikel cnbcindonesia.com (25/06/2021), Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan bahwa ada kemungkinan dua vaksin yang akan diberikan kepada anak-anak dan remaja, yakni Sinovac untuk usia 3-17 dan Pfizer untuk usia 13-17. Keduanya, Sinovac dan Pfizer, telah memiliki Emergency Use Authorization (EUA). Selain itu, Kemenkes juga melakukan studi dengan melihat perbandingan negara lain, seperti di kawasan Asia, Eropa, dan Amerika mengenai treatment vaksin di bawah 18 tahun.

Rencana pemberian vaksin bagi remaja indonesia usia 12-17 tahun

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan surat izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) vaksin Covid-19 untuk vaksinasi kepada remaja usia 12- 17 tahun. Vaksin yang akan digunakan adalah vaksin Sinovac yang diproduksi oleh Bio Farma Bandung. Sebelumnya pada Senin (18/6) petang, Presiden Joko Widodo mengumumkan kepastian adanya vaksin corona untuk remaja berusia 12 -17 tahun. Selain itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, Sinovac bukan satu-satunya vaksin yang akan dipakai pada anak-anak dan remaja, masih akan ada lagi yang masuk bulan Agustus, yakni Pfizer.

Juru bicara vaksinasi Covid-19, Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi dalam wawancara oleh Kompas.com, Selasa (29/6/2021), mengatakan bahwa persiapan teknis pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak tengah dipersiapkan dengan target vaksinasi yang akan diberikan adalah sebanyak 32,6 juta. Pendaftaran vaksin nantinya akan dilakukan melalui pelindungi.id atau dapat mendaftarkan diri secara langsung ke fasilitas kesehatan terdekat.

Simpulan

Pemberian vaksin kepada anak-anak dan remaja di bawah usia 18 tahun menjadi hal yang sangat penting mengingat kasus terinfeksi Covid-19 pada anak-anak dan remaja yang tidak sedikit. Pemberian vaksin kepada anak-anak dan remaja diambil sebagai langkah preventif untuk mencegah semakin banyaknya anak-anak dan remaja yang terinfeksi virus Corona ini. Pemerintah dengan berbagai upaya memastikan agar vaksin yang diberikan nanti benar-benar aman dan memiliki keefektifan yang tinggi. Oleh karena itu, masyarakat sebaiknya bersabar menunggu jadwal pasti vaksin bagi anak-anak dan remaja ini tersedia dan semua masyarakat diharapkan memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya agar target vaksin bisa tercapai dan kasus Covid-19 di Indonesia dapat segera berkurang.

Artikel ditulis oleh      : Grace

Editor                          :  Fitria

Redaktur                     : Gita

Referensi :

Artikel: https://nasional.kontan.co.id/news/hore-presiden-nyatakan-bpom-sudah-setujui-vaksin-corona-untuk-remaja-12-17-tahun

https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5623889/kata-kemenkes-soal-vaksin-covid-19-untuk-anak-remaja-segera

https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5623717/jadi-kapan-anak-dan-remaja-dapat-vaksin-covid-19-ini-kata-menkes

https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5621838/beredar-surat-bpom-setujui-vaksin-covid-19-sinovac-untuk-anak-12-17-tahun

https://nasional.kontan.co.id/news/beredar-kabar-bpom-sudah-setujui-vaksin-corona-untuk-remaja-12-17-tahun

https://today.line.me/id/v2/article/VkanBl “Hore! Presiden nyatakan BPOM sudah setujui vaksin corona untuk remaja 12-17 tahun”

https://www.cnbcindonesia.com/news/20210625150758-4-256001/kemenkes-kaji-sinovac-dan-pfizer-untuk-vaksin-covid-19-remaja

https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210610204340-20-652915/membandingkan-target-dan-realisasi-vaksinasi-covid-19 Gambar : https://koran-jakarta.com/inggris-setujui-pemberian-vaksin-pfizer-untuk-remaja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *