Home » Artikel » VAKSINASI KANKER SERVIKS

VAKSINASI KANKER SERVIKS

Denpasar – InjeksiOnline.com. Kanker serviks disebut sebagai pembunuh wanita nomor satu di dunia. Menurut WHO, tiap tahun di seluruh dunia 490.000 perempuan didiagnosa menderita kanker serviks (80% terjadi di negara berkembang) dan 240.000 diantaranya meninggal dunia. Di Indonesia, ditemukan 41 kasus baru setiap hari dan 20 diantaranya meninggal dunia.

Kanker serviks ini disebabkan oleh virus Human Papilloma Virus (HPV). Dimana virus tipe 16 dan 18 adalah penyebab utama kanker serviks. Faktor yang dianggap sebagai pendukung terjadinya kanker serviks, antara lain multiparitas, merokok, kontrasepsi hormonal, penyakit hubungan seksual, dan faktor nutrisi. Cara penularan virus HPV adalah melalui hubungan seksual. Namun saat ini di negara maju, kanker serviks sudah mengalami penurunan berkat program deteksi dini melalui pap smear.

Selama ini dalam dunia medis, vaksinasi dianggap cara yang paling efektif untuk mencegah inkubasi virus di dalam tubuh manusia, termasuk human papilloma virus (HPV). Di dalam tubuh, vaksinasi yang diberikan melalui suntikan ini akan membentuk sistem kekebalan tubuh dan pertahanan terhadap masuknya virus HPV ke dalam leher rahim. Dengan demikian, virus HPV tidak akan bisa masuk apalagi tumbuh di dalam tubuh. Vaksinasi HPV akan diberikan pada perempuan usia 12-14 tahun, melalui suntikan sebanyak tiga kali berturut-turut di bagian lengan setiap dua bulan sekali dan dilakukan pengulangan satu kali lagi pada sepuluh tahun kemudian. Kemudahan dalam hal pemberian vaksin dan tingginya angka keberhasilan menjadi keunggulan pencegahan metode ini.

Sayangnya pencegahan melalui vaksinasi ini memiliki kelemahan dari segi biaya karena relatif mahal karena teknologi rekombinan yang digunakan untuk memproduksi vaksin adalah teknologi biologi molekuler yang masih sangat mahal. Namun, pemerintah sedang terus berupaya untuk menekan harga vaksin. Vaksin HPV dapat bekerja secara efektif di dalam tubuh perempuan di semua umur, dengan catatan perempuan tersebut belum pernah terekspos atau terinfeksi oleh HPV. Vaksinasi dilakukan pada bulan 1 dan bulan ke 6. Wanita hamil dan menyusui tidak direkomendasikan untuk mendapatkan vaksin ini.

Jika anda ingin mendapatkan vaksin ini, tentunya anda bisa melakukan vaksinasi di dokter kandungan, dokter anak dan juga bisa di dokter umum. Tentunya perlu diingat bahwa vaksinasi hanya untuk pencegahan dan bukan untuk pengobatan. Nah, bagi para wanita yang belum melakukan vaksinasi, yuk segera vaksinasi. Seperti kata pepatah, lebih baik mencegah daripada mengobati. (Amiik) edited by @yudofandhie

Tinggalkan komentar