Home » Artikel » Tips Gigi Sehat Bebas Plak dan Karang Gigi

Tips Gigi Sehat Bebas Plak dan Karang Gigi

gigi

Denpasar-injeksionline.com Senyum indah harus didukung oleh kebersihan dan kesehatan mulut dan gigi. Gigi yang sehat adalah gigi yang terbebas dari timbunan plak. Plak adalah lapisan tipis dari mikroorganisme, sisa makanan dan bahan organik yang terbentuk di gigi, kadang-kadang juga ditemukan pada gusi dan lidah. Plak gigi merupakan kumpulan bakteri dan kotoran yang kemudian menempel dan hidup di dalam rongga mulut pada gigi Anda. Pada awalnya plak ini berwarna kuning, kemudian jika dibiarkan semakin lama mengeras dan menghitam, hingga seperti batu karang membentuk gugusan karang dan tak dapat dihilangkan hanya dengan sekedar menggosok gigi.

Plak pada gigi dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Biasanya disebabkan oleh sisa-sisa makanan yang menempel pada gigi dan tidak langsung dibersihkan. Setelah sisa-sisa tersebut tercampur dengan bakteri dan air liur yang memiliki kandungan mineral yang membentuk pengerasan semacam sedimentasi. Apabila tidak segera diambil tindakan, baik pencegahan maupun pengobatan maka plak pada gigi yang mengendap lama akan menimbulkan masalah terutama dalam pengikisan gigi hingga gigi akhirnya menjadi busuk, infeksi pada gusi atau dapat menyebabkan timbulnya rasa ngilu atau nyeri yang hebat. Selain itu plak gigi merupakan pemicu untuk gigi berlubang dan bau mulut. Gigi berlubang dan bau mulut akan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, baik itu dalam kegiatan makan maupun berbicara dengan orang disekitar. Sehingga penting untuk menjaga kebersihan gigi dari plak yang menempel. Agar gigi bebas plak, tentu diperlukan kiat-kiat tertentu. Berikut adalah tips untuk mencegah terjadinya timbunan plak pada gigi.

Menggosok gigi dengan tepat
Para ahli mengungkapkan bahwa menyikat gigi yang benar membutuhkan waktu minimal dua menit agar hasil yang didapat maksimal. Saat membersihkan gigi ada beberapa langkah-langkah yang harus diikuti, pertama bersihkan permukaan gigi bagian luar, diawali dari gigi atas kemudian gigi bawah. Kemudian bersihkan permukaan gigi bagian dalam dan gigi yang biasa dipakai untuk mengunyah seperti gigi graham. Lalu sikat permukaan luar dan dalam gigi graham. Jangan lupa untuk menyikat lidah dengan sikat khusus lidah untuk mendapatkan nafas yang segar dan mengurangi bakteri mulut. Selain itu, pastikan sikat gigi memiliki bentuk yang sesuai dengan ukuran mulut. Jika Anda memiliki mulut yang kecil, sebaiknya pilih kepala sikat gigi yang berukuran kecil. Saat akan menyikat gigi, pastikan bahwa sikat gigi basah terlebih dahulu agar tidak melukai gusi. Terakhir jangan tunggu sikat gigi Anda sampai rusak atau sikatnya melebar. Ganti sikat gigi minimal setiap tiga bulan sekali agar tetap higienis.

Flossing
Flossing bukan hanya bermanfaat untuk menghilangkan sisa-sisa makanan yang terjebak di antara gigi. Namun flossing juga bermanfaat untuk membersihkan gigi Anda secara menyeluruh sehingga bakteri penyebab karang gigi akan hilang. Dental floss (benang gigi) adalah benang tipis dan lembut yang terbuat dari nilon, plastic, ataupun pita sutra dan biasanya tersedia dalam beberapa pilihan. Ada yang memiliki rasa, dilapisi lilin, maupun Dental Floss biasa. Penggunaan Dental Floss sangat berguna dalam mencegah timbulnya penyakit Gusi dengan cara membuang sisa-sisa makanan dan plak diantara Gigi, yang tidak dapat dicapai oleh sikat Gigi. Plak merupakan suatu zat yang lengket yang mengandung bakteri. Jika plak ini terus terkumpul, bakteri dapat mengiritasi Gusi dan menyebabkan pembengkakan. Dental Floss digunakan dengan cara disisipkan diantara gigi dan ditekan sepanjang sisi gigi, khususnya daerah yang dekat dengan gusi. Secara perlahan, gerakan floss naik turun, dengan kondisi tetap menekan ke sisi gigi. Jangan pernah menekan kearah Gusi, karena hanya akan menyebabkan iritasi pada Gusi. Pastikan setiap sisi Gigi sudah ter-floss dengan bersih.

Makan apel
Mengonsumsi makanan sehat juga bermanfaat untuk menghilangkan karang gigi. Salah satunya adalah melon dan apel. Sebab serat alami dan kandungan alami di dalam apel akan memicu produksi air liur berlebih yang akan menghilangkan karang gigi yang menempel.

Melakukan pembersihan reguler (scaling) ke Dokter Gigi
Scaling adalah salah satu perawatan gigi dan mulut yang tujuan utamanya membersihkan karang pada gigi. Peralatan yang biasa dipakai adalah hands instruments scaler atau manual scaler, dan ultrasonic scaler. Sebelum dilakukan scaling, biasanya akan dilakukan anamnesis pemeriksaan gigi. Prosedur scaling adalah kombinasi manual dan ultrasonic scaler, dan diawali dengan ultrasonic scaler untuk membuang kalkulus yang keras dan melekat erat pada permukaan gigi. Manual scaler dipakai untuk membuang sisa-sisa karang gigi pada permukaan gigi yang lebih sensitif dan tidak bisa menggunakan ultrasonic scaler. Pada pasien dengan kalkulus yang dalam dan gingivitis, sedikit saja bersentuhan dengan gusi akan menimbulkan pendarahan dan rasa sakit, jadi biasanya akan dilakukan anestesi lokal.

Setelah scaling, dilakukan root planning dengan pemolesan atau polishing. Prosedurnya sederhana, gigi akan diolesi dengan pumice, yang berbentuk pasta tapi kasar seperti berpasir. Kemudian gigi disikat dengan bur brush untuk membuang sisa karang gigi, menghaluskan permukaan gigi dan menimbulkan sensasi segar dalam mulut pasien, sehingga mulut terasa bersih dan segar. Dengan permukaan gigi yang halus, diharapkan plak dan bakteri sulit terakumulasi kembali. Sesudah dibersihkan, biasanya gigi terasa lebih sensitif. Terutama bila sebelumnya sudah mempunyai masalah gigi sensitif. Karena permukaan dentin yang sebelumnya tertutup oleh kalkulus kini terbuka menimbulkan rasa lebih sensitif setelah dibersihkan.

Karang gigi tidak hanya mengganggu kesehatan gigi dan mulut Anda namun juga dapat merusak penampilan Anda. Jadi, cobalah cara di atas untuk menghilangkan karang gigi.

One comment

Tinggalkan komentar