Home » Artikel » Tips agar Tidak “Addicted” pada Smartphone

Tips agar Tidak “Addicted” pada Smartphone

Denpasar – InjeksiOnline.com. Blackberry  bukan lagi hal yang asing di masyarakat. Hal itu terlihat peredaran smartphone yang sudah sangat meluas dan kini sedang digandrungi oleh berbagai kalangan serta tingkatan. Smartphone seperti Blackberry bisa sangat menguntungkan untuk pemakainya, tapi pernahkah kita sadari bahwa daya merusaknya juga sangat besar.

Coba perhatikan, pemakai blackberry pada saat berbicara dengan temannya, orang tua atau orang lain tidak memperhatikan lagi lawan bicaranya. Atau menyebrang jalan tanpa tengok kanan-kiri karena sedang asik twitteran dengan iPhone-nya. Berkumpul dengan teman atau bepergian ke suatu tempat menjadi tidak kita nikmati karena asik dengan smartphone kita. Sepertinya blackberry atau ponsel canggih kitalah yang satu-satunya jadi fokus selama 24 jam. Kita sekarang sepertinya menjadi terjebak untuk mengutak-atiknya meskipun sebenarnya tidak kita perlukan. Terhubung dengan banyak orang bisa memberikan banyak manfaat tapi terdapat efek buruknya bisa sangat merusak bila tidak bisa kita manage dengan baik.

Nah, untuk menghindari “addicted” to smartphone, ada beberapa tips yang kamu  bisa ikuti untuk meredam hal tersebut.

  1. Matikan nada dering smartphone terutama saat berkendara/menyetir mobil, sedang berkumpul dengan teman, keluarga atau sedang liburan sehingga waktu tersebut benar-benar bisa kita nikmati.
  2.  Matikan notifikasi ‘blinking light’ di blackberry kecuali anda betul-betul memerlukannya.
  3. Buka aplikasi pada saat kita perlu membukanya saja dan segera keluar setelah selesai.
  4.  Memilah pesan yang masuk ke smartphone. Di Smartphone seperti iPhone, di screen-nya akan muncul pop up notification yang berisi ringkasan pesan tersebut sehingga kita tahu isinya tanpa perlu membukanya. Ini sangat berguna dalam memprioritaskan mana yang perlu kita tanggapi segera dan mana yang tidak.
  5.  Menyediakan waktu khusus untuk mengecek semua notifikasi yang masuk. Ini mungkin bisa anda lakukan setelah duduk tenang di kantor atau di rumah dan tidak sedang bersama keluarga.So, gunakan smartphone kamu dan bukan smartphone yang menggunakan kamu (Sita – dikutip dari beberapa sumber). edited by @yudofandhie

Tinggalkan komentar