Home » Artikel » Telinga Berdenging, Waspadai Tinnitus

Telinga Berdenging, Waspadai Tinnitus

telinga berdengungDenpasar-injeksionline.com Pernahkah mengalami telinga berdengung? Jika pernah mengalami hal tersebut, jangan disepelekan dan diaanggap remeh. Kemungkinan anda sedang berada pada suatu kondisi yang disebut Tinnitus. Tinnitus merupakan suatu kondisi ketika mendengar suara dengungan pada telinga. Suara dengungan atau mendesis ini tentunya akan sangat mengganggu aktivitas. Ditambah lagi ketika suara dengungan tersebut didengar tanpa ada suatu sebab atau kejadian khusus seperti saat  mendengar suara pesawat di bandara. Keluhan ini dapat terjadi pada satu telinga saja maupun pada kedua telinga. Dapat bersifat sangat ringan sampai sangat berat sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

Kebanyakan orang masih tidak menyadari bahwa mereka sedang mengalami tinnitus yang dapat membahayakan indera pendengaran. Tinnitus wajib diwaspadai oleh semua orang karena  gangguan telinga ini merupakan suatu gejala awal dari sudden hearing loss. Sudden hearing loss atau yang biasa disebut stroke telinga, terjadi karena adanya penyumbatan pembuluh darah yang mengakibatkan organ dalam telinga kekurangan suplai oksigen dan nutrisi. Gejala lain dari sudden hearing loss yang dapat dikenali dengan mudah adalah penurunan pendengaran yang disertai dengan vertigo.

Berikut akan dijabarkan beberapa fakta terkait Tinnitus.

Penyebab Tinnitus

1. Suara keras

Ketika telinga mendengar suara keras yang berlangsung dalam jangka waktu yang lama, sel-sel rambut sensori dalam telinga yang berfungsi untuk mengirimkan suara ke otak akan rusak. Misalnya, mendengarkan musik dengan volume yang sangat keras. Jika hal itu berlangsung singkat, mungkin tinnitus akan hilang dengan sendirinya. Namun, jika hal itu berlangsung dalam waktu yang lama, telinga akan mengalami kerusakkan permanen.

2. Kotoran pada telinga

Kotoran pada telinga yang menumpuk dan tertimbun dapat menganggu pendengaran serta mengiritasi gendang telinga, yang beresiko menyebabkan tinnitus.

3. Perubahan struktur tulang di telinga

Tulang-tulang di telinga bagian tengah dapat mengalami pengerasan. Hal ini disebut dengan otosklerosis. Selain itu, telinga juga dapat mengalami pertumbuhan tulang yang tidak normal. Jika ini terjadi, pendengaran akan terganggu dan dapat menyebabkan tinnitus.

4. Penyakit Meniere

Penyakit meniere adalah salah satu gangguan pada telinga bagian dalam yang disebabkan oleh tekanan abnormal dari cairan endolimphe. Tinnitus dapat menjadi indikator awal dari penyakit ini.

5. Temporomandibular Joint Disorder

Gangguan yang menyebabkan masalah pada sendi temperomandibular, sendi yang berada di tiap sisi di kepala dan di depan telinga. Tulang rahang bawah akan memenuhi bagian tengkorak dan dapat meningkatkan resiko tinnitus.

6. Cedera kepala atau cedera leher

Luka berat pada kepala atau leher dapat mempengaruhi telinga bagian dalam, saluran pendengaran, dan mengganggu fungsi otak yang terkait dengan pendengaran. Cedera seperti ini biasanya akan menyebabkan tinnitus pada satu telinga saja.

7. Efek samping penggunaan obat tertentu dalam waktu lama

Beberapa jenis obat seperti aspirin, antibiotik dan obat anti radang ternyata memiliki efek samping berupa telinga berdengung. Biasanya tinnitus akan hilang saat konsumsi obat-obatan tersebut dihentikan.

Tinnitus yang telah dialami dalam jangka waktu lama dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang, dampak dari tinnitus untuk penderitanya berbeda-beda tetapi berkaitan erat dengan hal-hal seperti kelelahan yang kronis, stress, insomnia, sulit berkonsentrasi dan memahami percakapan, menurunkan daya ingat, cemas dan rasa kuatir yang berlebihan, hingga berujung depresi. Dampak dari Tinnitus tersebut umumnya terlambat untuk disadari oleh penderitanya. Ketika mengalami telinga berdengung, sebaiknya waspadai dan hindari hal-hal yang dapat menjadi pemicunya. Selain itu juga olahraga teratur, istirahat yang cukup, serta menghindari stres merupakan beberapa tips yang dapat diterapkan.

Jika telinga berdengung tidak kunjung hilang dan mengakibatkan aktivitas terganggu sebaiknya segera mencari pertolongan medis untuk diperiksa serta didiagnosis sebab berdengungnya telinga. Sehingga tinnitus akan menjadi lebih cepat tertangani dan penyebabnya segera diketahui. Sebagian besar kasus-kasus, tidak menemukan suatu perawatan spesifik untuk tinnitus. Penyakit ini dapat menghilang dengan sendirinya, atau pada keadaan yang lebih buruk dapat menjadi cacat yang permanen.

Oleh : Umi Krisdyantini

Sumber :

 

Tinggalkan komentar