Home » FK Unud » Seminar Positive Fighter UNUD 2014, Ciptakan Generasi Muda Berkepemimpinan Positif

Seminar Positive Fighter UNUD 2014, Ciptakan Generasi Muda Berkepemimpinan Positif

Hari Senin, tanggal 3 Februari 2014, Universitas Udayana (UNUD) mengadakan Seminar Nasional yang bernama Positive Fighter UNUD 2014, “Udayana Leadership Camp 1”. Seminar yang dilaksanakan di auditorium Widya Sabha UNUD ini ini mengangkat tema “ Sinergitas Positive Fighter Kampus Demi Mewujudkan Peradaban Udayana Berkarakter”. Kegiatan ini baru pertama kali dilaksanakan oleh Universitas Udayana, tetapi kegiatan ini sudah pernah dilakukan oleh beberapa Universitas terbaik yang ada di Indonesia seperti Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Diponegoro (UNDIP), dan yang lainnya.

Seminar Positive Fighter ini diikuti oleh 2000 peserta yang berasal dari berbagai Universitas yang sebelumnya telah melakukan registrasi secara online di web Positive Fighter. Dari 2000 peserta, akan dipilih 100 peserta terbaik yang nantinya berhak mengikuti Pelatihan Pengabdian Masyarakat yang juga merupakan rangkaian dari acara Positive Fighter yang akan dilaksanakan pada tanggal 4 dan 5 Februari 2014. Peserta terbaik dipilih oleh panitia dan dewan juri, dan mereka akan dibina oleh 2 orang pembicara yaitu Hari Subagya dan Cahyana Puthut Wijarnaka yang berasal dari People Deplopment People (PDP) Indonesia.

Seminar Positive Fighter ini menghadirkan beberapa narasumber yang sangat berkompeten, seperti 7 kementrian yaitu Kementerian Koordinator Perekonomian RI, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Menteri Perdagangan RI, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI, serta Menteri Kelautan dan Perikanan RI. Selain mengahadirkan ketujuh menteri tersebut, Seminar kali ini juga mengundang narasumber dari Kompas Gramedia dan CEO Excelen TV.

Acara Positive Fighter kali ini dibuka dengan tari pembukaan yaitu tari Panyembrahma yang dibawakan oleh UKM Kesenian UNUD. Acara dilanjutkan dengan Doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, dan menyanyikan mars Udayana. Kemudian dilanjutkan oleh laporan Ketua Panitia dan sambutan dari rektor UNUD sekaligus membuka acara seminar kali ini.

Ketua Panitia Penyelenggara Positive Fighter, I Kadek Wiriyani dalam sambutannya mengatakan bahwa peserta seminar Positive Fighter kali ini tidak hanya berasal dari UNUD, tetapi ada juga perwakilan dari UI, UNDIP, UGM, dan Universitas Sumatera Utara. “Dengan mengangkat tema Sinergitas Positive Fighter Kampus Demi Mewujudkan Peradaban Udayana Berkarakter, dapat diambil makna bahwa ketika kita dihadapkan pada suatu permasalahan, maka masalah tersebut harus dipecahkan dengan solusi, bukan dipecahkan dengan masalah baru”, ujarnya.

Rektor Universitas Udayana, Prof. Dr. dr. Ketut Suastika,Sp.PD.K-EMD menyampaikan dalam sambutannya bahwa kegiatan seminar dengan tema yang atraktif dan inovatif ini merupakan kegiatan yang sangat membanggakan. Kata Positive Fighter ini memberikan makna bahwa mahasiswa yang mengikuti seminar ini harus menjadi mahasiswa yang positif dan bekerja keras. “Di tahun 2014 ini, akan ada ajang yang besar yang akan menentukan nasib bangsa Indonesia ke depannya. Tahun ini akan diadakan pemilihan legislatif dan pemilihan Presiden, maka dari itulah dibutuhkan pemimpin-pemimpin yang berkarakter yang bisa membawa Indonesia ke arah yang lebih baik. Hal tersebut bisa terlihat dari apa yang dilakukan oleh mahasiswa saat ini. Kita mengetahui bahwa mahasiswa memang tidak memegang peranan politik, tetapi paling tidak mahasiswa bisa memilih dan menentukan pemimpin masa depan. Jadi, mahasiswa harus saling bersatu padu untuk memilih pemimpin yang paling baik yang ada di Indonesia. Kesempatan ini ada di tangan mahasiswa karena mahasiswa adalah calon-calon pemilih awal.Pendidikan leadership yang dilaksanakan kali ini tentunya akan memberikan sumbangsih yang berupa pengalaman tentang kepemimpinan yang akan menjadi bekal mahasiswa setelah lulus dan sekaligus diterapkan dalam masyarakat sehingga dapat membawa Indonesia menjadi bangsa yang maju”, begitulah yang disampaikan oleh rektor UNUD dalam sambutannya.

Setelah memberikan sambutan, rektor UNUD kemudian melakukan pemukulan gong sebagai tanda dimulainya acara seminar dan pelatihan Positive Fighter kali ini. Kemudian acara dilanjutkan dengan penyampaian materi yang disampaikan oleh para narasumber dengan topiknya masing-masing.

“Antusias peserta dalam mengikuti seminar kali ini sudah cukup bagus. Tetapi karena di gedung Widya Sabha tidak memungkinkan semua peserta duduk di depan panggung, mungkin bisa dipilih podium yang memungkinkan semua peserta dapat melihat pembicara dan slide shownya. Tetapi dibalik semua itu, seminar ini memiliki manfaat yaitu ingin melatih lagi jiwa kepemimpinan mahasiswa dan juga menanamkan lagi hal-hal positif yang akan menuntun kita menuju kesuksesan”, Ujar Dayu Ganggadewi, salah satu peserta Seminar Positive Fighter. (Dayu Wiwid)

caption (1)

 

caption (2)

caption

rektor UNUD melakukan pemukulan gong sebagai tanda dibukanya acara positive fighter

Tinggalkan komentar