Home » FK Unud » Badan Semi Otonom (BSO) » Seminar Kesehatan 1 Kelompok Ilmiah Hippocrates, Atonia Uteri

Seminar Kesehatan 1 Kelompok Ilmiah Hippocrates, Atonia Uteri

Denpasar – injeksionline.com Pada hari Minggu, 7 Desember 2014 salah satu Badan Semi Otonom Kelompok Ilmiah Hippocrates di wilayah FK Udayana telah mengadakan Seminar Regional Kesehatan 1 yang bertemakan Atorina Uteri.

Seminar yang diadakan di Ruang Kuliah 4.01 dan 4.02 di dalam gedung utama Fakultas Kedokteran ini mengundang dua pemateri yang berkompeten dibidangnya, dua dokter spesialis obgyn atau spesialis Kebidanan ini yaitu Prof. DR. Dr. I Nyoman Mangku Karmaya, M.Repro dan pemateri kedua adalah dr. I Gede Ngurah Harry Wijaya Surya,Sp.OG seminar ini diikuti bukan hanya oleh mahasiswa kedokteran tetapi juga berasal dari kalangan umum dan berbagai instansi kesehatan yang totalnya 200 siswa. Beberapa instansi yang mengikuti seminar regional ini seperti Kedokteran Gigi Mahasaraswati, STIKES dan lainnya.

Acara seminar kesehatan Atonia Uteri ini dimulai dengan doa, sambutan-sambutan dan dilanjutkan dengan pemberian materi oleh narasumber. Sambutan diberikan oleh Ketua Panitia, Ketua BSO KIH, Ketua BEM FK UNUD, dan terakhir dari Pembantu Dekan III Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, yang pada kesempatan kali ini diwakili oleh Prof. DR. Dr. I Nyoman Mangu Karmaya, M.Repro sekaligus membuka seminar ini. Di dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa seminar ini penting untuk menambah pengetahuan, sebagai diskusi ilmiah dan sebagai pengenalan terhadap Atonia Uteri karena banyak yang belum mengetahui dan tidak menyadari bahaya yang ditimbulkan oleh penyakit ini, tidak hanya membahayakan ibu namun juga membahayakan anak yang dilahirkannya.

Seminar yang bertema Atonia Uteri ini dipilih karena di Indonesia angka kematian yang tertinggi adalah Ibu dan Anak. Berdasarkan data WHO, kematian ibu yang disebabkan oleh pendarahan menempati angka yang tinggi. Atonia uteri terjadi jika uterus tidak berkontraksi dalam 15 detik setelah dilakukan rangsangan taktil (pemijatan) fundus uteri yang juga merupakan penyebab terbanyak perdarahan pospartum dini (50%) dan menyebabkan kematian ibu hingga (60%), serta merupakan alasan paling sering untuk melakukan histerektomi postpartum. Kontraksi uterus merupakan mekanisme utama untuk mengontrol perdarahan setelah melahirkan, oleh karena itu topik ini dipilih untuk memperkenalkan sekaligus mensosialisasikan kepada masyarakat luas bahwa sangat penting untuk mengetahui dan menanggulangi sejak dini.

”Pemilihan topik ini juga didasarkan pada program kerja Seminar KIH yang membahas tentang ilmu Kebidanan, karena kematian ibu dan anak terlihat semakin memprihatinkan” tegas Audrey Christina Gosal, selaku ketua panitia dari Seminar ini. Ketika ditanya bagaimana cara mengemas seminar ini agar tertarik untuk mendatangi melihat begitu banyak masyarakat umum yang mendatangi seminar ini, ia menjawab ”data yang valid dan terbukti urgent serta pembawa materi yang berkompeten di bidangnya agar bisa mengajak mereka belajar dan mengetahui bahwa Atonia Uteri ini diperlukan pengetahuan sejak dini. Nantinya mereka sebagai tenaga kesehatan bisa mengatasinya” Demikian seminar kesehatan 1 yang diadakan oleh Kelompok Ilmiah Hippocrates FK Unud, semoga melalui seminar ini Atonia Uteri dapat menjadi hal yang diperhatikan dan dapat mengurangi Angka Kematian Ibu yang disebabkan oleh Atonia Uteri.

Sambutan Ketua Panitia

Sambutan Ketua Panitia

Sambutan Perwakilan BEM FK UNUD

Sambutan Perwakilan BEM FK UNUD

Sambutan Prof. DR. Dr. I Nyoman Mangu Karmaya, M.Repro sekaligus membuka seminar

Sambutan Prof. DR. Dr. I Nyoman Mangu Karmaya, M.Repro sekaligus membuka seminar

Dibuat oleh : Wicitra Winansari

Tinggalkan komentar