Home » FK Unud » Seminar Ilmiah Nasional BKFK ke-52

Seminar Ilmiah Nasional BKFK ke-52

Denpasar-injeksionline.com Salah satu rangkaian acara BKFK ke-52 adalah seminar ilmiah nasional yang diselenggarakan di gedung Wiswa Sabha, Kantor Kegubernuran Bali pada hari Sabtu 8 Februari 2014. Seminar ilmiah nasional ini mengambil judul yaitu “Pemahaman Terkini Mengenai Infeksi Menular Seksual”. Sebagai pembuka acara adalah sambutan dari ketua panitia, lalu sambutan dari ketua BEM diikuti oleh sambutan dari Bapak Dekan FK UNUD dan yang terakhir sambutan dari wakil gubernur Bali yaitu Bapak Sudikerta, yang sekaligus secara resmi membuka acara seminar ilmiah nasional melalui pemukulan gong.

seminar, nasional, bkfk, fk unud, mahasiswa, infeksi menular seksual, IMS, kesehatan, kedokteran

Suasana saat Wagub Sudikerta memberikan sambutan.

Kemudian acara dilanjutkan dengan acara inti yaitu pemberian materi oleh tiga narasumber. Sebagai narasumber yang pertama yaitu dr. Nyoman Wirya Duarsa, Sp.KK dengan materi” Infeksi Menular Seksual Dari Masa ke Masa”. Materi ini menjelaskan mengenai perkembangan IMS, jenis penyakit yang termasuk IMS, karakteristik IMS, serta menjelaskan tentang HIV dan permasalahannya. Disela-sela menuju materi berikutnya, panitia seminar ilmiah nasional menampilkan hiburan yang berupa lagu yang dibawakan oleh mahasiswa FK UNUD, sebagai bentuk agar acara lebih meriah lagi dan tidak monoton. Acara dilanjutkan lagi dengan materi kedua yaitu mengenai “Penatalaksanaan Terkini Penyakit Menular Seksual” yang dibawakan oleh dr. IGK Darmada, Sp.KK (K). Kesimpulan pada materi kedua yaitu penyakit IMS dapat disebabkan oleh virus, jamur, bakteri, dan parasit. Manifestasi klinis dapat berupa ulkus pada genitalia.

Pada materi terakhir yaitu tentang menjaga “Kesehatan Reproduksi, Antara Mitos dan Solusi” ini dipaparkan oleh dr. Oka Negara. Beliau menyampaikan bahwa banyak mitos yang masih dipercaya, yang bisa jadi membawa remaja makin jauh dari jangkauan informasi yang benar tentang seksualitas dan kesehatan reproduksi. Beberapa mitos yang sering beredar di masyarakat diantaranya seperti sering masturbasi dapat membuat mandul, perempuan yang berpayudara besar dorongan seksualnya besar, IMS dapat dicegah dengan mencuci kelamin, dan masih banyak lagi mitos lainnya. Selain itu, beliau juga menyarankan untuk mencari informasi dari sumber yang benar, selalu memelihara kebersihan organ kelamin, membina komunikasi sosial yang baik dengan pasangan.

seminar, nasional, bkfk, infeksi menular seksual, reproduksi, mahasiswa, kedokteran

dr. Nyoman Wirya Duarsa, Sp.KK (kiri) saat menjawab pertanyaan dari peserta.

Seminar ilmiah nasional ini dihadiri tidak hanya mahasiswa FK UNUD saja, melainkan juga dari mahasiswa luar Bali seperti Universitas Indonesia. Dihadiri pula oleh mahasiswa ISI Denpasar, mahasiswa Universitas Warmadewa, mahasiswa STIKES, siwa-siswi SMA dan masyarakat umum. Antusiasme peserta cukup tinggi terlihat dari cukup banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang diajukan setiap sesi tanya jawab. “Seminar ini sangat menyenangkan dan dapat memberikan informasi tambahan mengenai IMS dan HIV/AIDS serta mencegah kita berhubungan seksual pada usia muda,” jawab salah satu peserta dari SMK Farmasi Saraswati, Denpasar saat ditanya kesan yang dirasakan seusai mengikuti acara. (8/2)

Oleh : Intan dan Umi

Tinggalkan komentar