Home » Artikel » “Sadari”, Deteksi Dini Kanker Payudara

“Sadari”, Deteksi Dini Kanker Payudara

Denpasar – InjeksiOnline.com. Kanker payudara adalah pertumbuhan yang tidak normal pada sel kelenjar dan saluran kelenjar payudara. Kanker payudara terutama menyerang wanita tapi tidak menutup kemungkinan terjadi juga pada pria. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya kanker payudara antara lain:

  • Perubahan sifat pertumbuhan sel payudara menjadi ganas
  • Tubuh gagal membangun sistem pertahanan tubuh
  • Faktor gizi buruk pada makanan yang dimakan
  • Penggunaan hormon estrogen
  • Payudara yang sering diremas atau dipencet
  • Minum alkohol dan merokok
  • Obesitas pada wanita setelah menopause
  • Konsumsi lemak dan sera
  • Radiasi ionisasi yang tergantung pada dosis dan umur saat terkena paparan radiasi
  • Faktor genetik atau riwayat keluarga.

Kanker payudara memiliki beberapa tanda dan gejala. Gejala-gejala tersebut adalah:

  • Benjolan pada payudara yang berubah bentuk atau ukuran
  • Jika ditekan tidak terasa nyeri, dan semakin lama akan semakin membesar
  • Kulit payudara berubah warna yakni dari merah muda menjadi coklat hingga seperti kulit jeruk
  • Puting susu masuk ke dalam (retraksi)
  • Salah satu puting susu tiba-tiba lepas atau hilang

Bila tumor sudah besar, gejala yang sering menyertai adalah munculnya rasa sakit yang hilang-timbul, kulit payudara terasa seperti terbakar, dan payudara mengeluarkan darah atau cairan yang lain, padahal tidak sedang menyusui. Sedangkan tanda kanker payudara yang paling jelas adalah adanya borok (ulkus) pada payudara. Seiring dengan berjalannya waktu, borok ini akan menjadi semakin besar dan mudah berdarah.

Cara mencegah kanker payudara yang paling mudah adalah dengan melakukan pemeriksaan payudara sendiri (Sadari) secara rutin. Sadari merupakan langkah yang penting untuk mendeteksi secara dini kanker payudara. Sadari dapat dilakukan setiap bulan, beberapa hari setelah fase menstruasi selesai. Jika Anda sudah tidak mengalami siklus haid, pilih satu tanggal di setiap bulan dan selalu lakukan pemeriksaan di tanggal tersebut.

Sadari dilakukan dengan bantuan jari-jari tangan, dilakukan sambil berdiri. Payudara ditelusuri dengan menggunakan ujung jari tangan yang tersusun rapat, kemudian rasakan apakah terdapat benjolan atau tidak. Jangan langsung panik bila merasakan ada benjolan karena kebanyakan wanita memiliki beberapa area yang memang menonjol secara alami pada payudara mereka. Payudara setiap wanita memiliki sejumlah area dengan karakteristik berbeda. Misalnya bagian luar atas (dekat ketiak) kemungkinan besar memiliki gumpalan dan benjolan. Bagian bawah mungkin terasa seperti pantai berpasir atau berbatu. Penting bagi  Anda untuk memahami karakteristik di setiap area. Jika ada perubahan yang mencurigakan dan bertahan selama satu bulan penuh, atau menjadi tambah parah seiring dengan waktu, segera konsultasi ke dokter. (Echa, Ndre) edited by @yudofandhie

Tinggalkan komentar