Home » FK Unud » “Penyakit Tidak Menular” dalam SCIENTIFIC ATMOSPHERE 7

“Penyakit Tidak Menular” dalam SCIENTIFIC ATMOSPHERE 7

Fight Against Noncommunicable Diseases: Reduce Further Progression of Global Burden of Disease

Denpasar, injeksionline.com Scientific Atmosphere 7 adalah salah satu kegiatan yang diadakan oleh Badan Semi Otonom (BSO) Kelompok Ilmiah Hippocrates (KIH)  Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.  Kegiatan ini mulai dilaksanakan semenjak tahun 2008 dan merupakan ajang bagi kalangan mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan akademik khususnya di bidang keilmiahan.

Pada pukul 09.15 Wita acara pembukaan Scientific Atmosphere 7  dilaksanakan di ruang Teater Widya Sabha, Jumat 21 Februari 2014. Acara ini dihadiri oleh peserta presentasi, ketua panitia, ketua BSO KIH, ketua-ketua Lembaga Mahasiswa Fakultas Kedokteran (LMFK) Universitas Udayana, ketua-ketua Himpunan Mahasiswa (HM) dan BSO di lingkungan FK Unud, Dewan Juri , Pembantu Dekan III yang sekaligus membuka acara ini dengan pemukulan gong sebagai pertanda telah resmi dimulai Scientific Atmosphere 7 FK Unud. Acara ini juga dimeriahkan dengan tarian pembuka yakni tari margapati.

Pembantu Dekan III mengungkapkan rasa syukur terhadap pelaksanaan Scientific Atmosphere 7  serta menekankan untuk meningkatkan kegiatan yang bersifat keilmiahan. ”Scientific Atmosphere 7 merupakan kegiatan yang dapat mengukur kemampuan akademik kita sudah sejauh mana. Pada kegiatan ini dikhususkan pada penyakit tidak menular sebab penyakit menular dapat diatasi dengan penemuan antibiotika, sedangkan penyakit tidak menular  akan terus berkembang. Di sinilah dibutukan penelitian-penelitian dimulai dari kalangan mahasiswa,” ungkap Pembantu Dekan III saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan. Ditambahkan pula bahwa dari pihak dekanat akan selalu berusaha sekuat tenaga baik dari segi materi maupun mental spiritual untuk memberikan bantuan dalam kegiatan-kegiatan ilmiah.

Presentasi yang diadakan pada Scientific Atmosphere 7 ini meliputi presentasi karya tulis ilmiah mahasiswa (LKTM), esai, poster, dan video edukasi yang masing masing memiliki kualifikasi tertentu untuk setiap presentasi. Seperti halnya LKTM yang diberikan waktu 18 menit untuk setiap tim dimana waktu yang diberikan untuk presentasi 8 menit dan waktu tanya jawab 10 menit dengan  masing-masing juri berdurasi 3 menit. Peserta dalam Scientific Atmosphere 7 berasal dari beberapa universitas di Indonesia khususnya fakultas kedokteran dan kesehatan, seperti Universitas Brawijaya, Universitas Indonesia, Universitas Sumatera Utara, dan universitas lainnya tak terkecuali Universitas Udayana, khususnya Fakultas Kedokteran selaku tuan rumah. Dalam Scientific Atmosphere 7, masing-masing presentasi memiliki juri dan ruangan tersendiri yang berbeda. Untuk hasil  pemenang presentasi pada Scientific Atmosphere 7 ini akan diumumkan pada hari Minggu, 23 Februari 2013 pukul 12.00 Wita.

Galeri foto:

Laporan Ketua Panitia Scientific Atmosphere 7

Laporan Ketua Panitia Scientific Atmosphere 7

Pembantu Dekan III FK UNUD saat membuka secara resmi Scientific Atmosphere 7 dengan pemukulan gong ditemani oleh ketua panitia dan ketua BSO KIH

Pembantu Dekan III FK UNUD saat membuka secara resmi Scientific Atmosphere 7 dengan pemukulan gong ditemani oleh ketua panitia dan ketua BSO KIH

Presentasi LKTM oleh peserta dari Universitas Brawijaya

Presentasi LKTM oleh peserta dari Universitas Brawijaya

Peserta dari Universitas Muhammadiyah Jakarta saat persentasi poster

Peserta dari Universitas Muhammadiyah Jakarta saat persentasi poster

Oleh: Diah Andini & Intan P

Editor IO: @vbrii

Tinggalkan komentar