Home » FK Unud » Badan Semi Otonom (BSO) » Peduli Lingkungan Lewat BARBEKU

Peduli Lingkungan Lewat BARBEKU

Luh Putu Priyanthi Asdiana, PIC kegiatan Barbeque KMPL

Luh Putu Priyanthi Asdiana, PIC kegiatan Barbeque KMPL

Kelompok Mahasiswa Peduli Lingkungan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (KMPL FK Unud) mempunyai salah satu kegiatan yang sangat menarik, yaitu “BARBEKU”. Apa itu? Namanya yang unik tentu membuat kita bertanya-tanya seperti apa kegiatan tersebut. Penasaran?

Luh Devi Priyanthi Asdiana, selaku Kepala Divisi Prodanus di KMPL mengatakan BARBEKU adalah singkatan dari “Barang Bekas Berkualitas”. “Barbeku” merupakan salah satu bentuk program penggalian dana dalam Kelompok Mahasiswa Peduli Lingkungan dimana kegiatan ini diawali dengan menugaskan seluruh calon anggota dan anggota KMPL itu sendiri untuk mengumpulkan barang-barang bekas yang masih layak pakai, antara lain baju, celana, sepatu, tas hingga pakaian bayi dan balita dengan sukarela. Kemudian, barang-barang layak pakai tersebut akan dijual. Oleh karena antusiasme yang tinggi dari peminat dan partisipan dalam acara “Barbeku” ini, KMPL sampai-sampai kelebihan stock barang bekas layak pakainya. “Jadi ibaratnya, kita penggalian dana sekaligus menghabiskan stock barang yang masih tersisa”, kata gadis yang akrab dipanggil Devi ini.

Biasanya, barang bekas layak pakai yang sudah terkumpul akan dijual di Pasar Sanglah, tetapi pada tahun ini ada sedikit perubahan yang dilakukan oleh pihak panitia. Kali ini “Barbeku” juga akan diadakan berbarengan dengan acara Open House Fakultas Kedokteran Universitas Udayana yang akan dilaksanakan pada tanggal 28 Februari 2014 mendatang.

Tidak hanya semata-mata sebagai ajang untuk penggalian dana, “Barbeku” yang dilaksanakan bersamaan dengan Open House juga bertujuan untuk mempromosikan kegiatan Badan Semi Otonom Kelompok Mahasiswa Peduli Lingkungan yang tentunya dapat menginspirasi masyarakat setempat. “Dalam acara Open House nanti kan pasti rame siswa-siswi SMA, guru-guru dan masyarakat umum yang datang. Pada saat itulah dirasa waktunya pas untuk melaksanakan “Barbeku”. Kita berusaha membuka inspirasi masyarakat. Sebenarnya barang bekas yang masih layak pakai bisa menjadi sesuatu yang lebih berguna daripada hanya didiamkan di lemari atau gudang”, tegas mahasiswi program studi Ilmu Kesehatan Masyarakat angkatan 2011. (indahkputri)

Tinggalkan komentar