Home » FK Unud » PEC, Lomba Essay Sekaligus Memperkenalkan Fisioterapi

PEC, Lomba Essay Sekaligus Memperkenalkan Fisioterapi

UntitledDenpasar-injeksionline.com Himpunan Mahasiswa Fisioterapi FK Unud kembali menunjukkan eksistensinya. Hal itu diwujukan melalui pelaksanaan lomba essay mengenai fisioterapi yangdikenal dengan Physioteraphy Essay Competition atau biasa disingkat “PEC”.  Tidak lagi asing didengar bukan? Kegiatan ini merupakan kegiatan yang pernah diadakan Himpunan Mahasiswa Fisioterapi pada tahun sebelumnya. PEC merupakan program kerja tahunan bidang I (satu), yakni penalaran dan keilmuan.

Physiotherapy Essay Competititon yang diketuai oleh Ni Putu Dwi Larashati dari program studi Fisioterapi angkatan 2012, sudah dipersiapkan sejak bulan Februari 2013. Kegiatan ini memiliki sasaran peserta berupa siswa-siswi tingkat SMA/SMK se-Bali. Adapun tema kegiatan ini berupa “Melalui Physiotherapy Essay Competition, Budayakan Gerak Aktif demi Kualitas Hidup Lebih Sehat”

PEC yang melibatkan tiga puluh dua orang panitia dari program studi fisioterapi angkatan 2012, mampu meraup tiga puluh satu orang peserta yang kemudian akan disaring menjadi sepuluh orang dengan essay yang terbaik. Setelah melakukan penyaringan, pada hari Minggu tanggal 12 Mei 2013, tepatnya pada pukul 08.00-13.00 WITA bertempat di ruang kuliah 3.01, dilakukan presentasi yang kemudian akan dinilai oleh tiga orang juri yang sangat berkompeten. Tiga orang juri tersebut adalah dr. Luh Virsa Paradissa; Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes, Sp.Erg, AIFO; dan I Made Niko Winaya, Sst. FT, SKM, MFis. Dengan dilakukannya penilaian dari aspek kesesuaian dengan tema, isi dan cara penulisan, sedangkan dari segi presentasi dinilai dari pemahaman konsrp, gaya presentasi dan ketepatan menjawab pertanyasn juri. Setelah itu  ditentukanlah tiga orang pemenang yang berasal dari SMAN 1 Kuta Utara dan SMAN 1 Tabanan.

Ketika ditanyai mengenai kesannya terhadap kegiatan ini, sang ketua yang berdomisili di Jl. Raya Abianbase, No: 8, Kapal Badung ini menjawab, “PEC 2013 berjalan dengan lancar walaupun dengan beberapa hambatan yang timbul, hal itu berkat kerjasama dan ketekunan panitia”.

Kegiatan yang sudah dua kali dilaksanakan ini dapat dikatakan sukses karena telah melebihi TUK (Tolak Ukur Keberhasilan). Akan tetapi, kesuksesan bukan berarti bebas dari hambatan. Oleh karena ketidakpastian jadwal Ujian Nasional pada tingkat SMA/SMK di Bali, maka sekolah-sekolah sasaran untuk mencari peserta kurang cekatan dalam menyebarkan informasi mengenai lomba ini kepada siswa-siswinya. Alhasil perlu kerja keras yang lebih gencar dari panitia untuk mengingatkan adanya lomba ini melalui berbagai media sosial maupun dengan menghubungi contact person di tiap sekolah.

Adapun harapan dari mahasiswi dang lahir pada tanggal 20 Februari 1994 selaku ketua PEC adalah dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan mampu menggali potensi dari siswa SMA/SMK se-Bali dalam bidang menulis khususnya essay dan semakin menunjukkan eksistensi program studi Fisioterapi Universitas Udayana kepada masyarakat khususnya siswa SMA/SMK se-Bali.

Article by: @sitasaras Edited by: @dedekfriday

Tinggalkan komentar