IT Pcyco/ May 12, 2018/ Artikel, Kesehatan/ 0 comments

Pernah mendengar penyakit lupus? Tapi tidak tahu penyakit seperti apa itu? Yap, penyakit seribu wajah ini memang masih terdengar asing di telinga masyarakat. Namun, angka penderitanya dan pasien yang meninggal akibat lupus meningkat dari tahun 2014-2016 berdasarkan data Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) Online. Penyakit ini juga diperingati lho setiap tanggal 10 Mei. Jadi sebenarnya penyakit seperti apa sih lupus itu? Dan bagaimana sih tanda dan gejala lupus? Serta mengapa penyakit ini dapat menyebabkan penderitanya meninggal dunia? Wah sepertinya wajib untuk disimak nih untuk menambah wawasan kamu!

Lupus merupakan penyakit autoimun kronis dimana sistem kekebalan tubuh kehilangan kemampuan untuk melihat perbedaan antara substansi asing dengan sel dan jaringan tubuh sendiri, sehingga sistem imun yang normalnya memerangi infeksi mulai menyerang sel sehat dalam tubuh. Lupus dapat menyerang berbagai bagian tubuh seperti kulit, sendi, sel darah, paru-paru, dan jantung.  Penyebab kondisi autoimun pada Lupus ini belum diketahui secara pasti, namun terdapat beberapa faktor risiko dari penyakit ini yaitu faktor genetik, lingkungan, dan hormonal.

Gejala yang sering muncul pada penyakit ini berupa keletihan, sakit kepala, nyeri atau bengkak sendi, demam, anemia, nyeri di dada ketika menarik nafas panjang, ruam kemerahan pada pipi hingga hidung dimana polanya seperti kupu-kupu, sensitif terhadap cahaya, serta jari-jari berubah pucat atau kebiruan ketika dingin.

Penyakit lupus dapat memicu terjadinya peradangan pada beberapa sistem tubuh diantaranya adalah kulit, sendi, otak, sel darah, jantung serta paru-paru. Organ penting ini dapat diserang oleh penyakit lupus bahkan dapat menimbulkan komplikasi. Beberapa komplikasi dari penyakit lupus adalah gangguan saraf dan mental, gangguan peredaran darah, penyakit ginjal, penyakit jantung, dan penyakit paru yang tentunya akan berakibat fatal dan mengakibatkan kematian apabila tidak segera ditangani.

Penyakit lupus terbagi kedalam beberapa tipe yaitu:

  • Lupus Eritematosus Sistemik (SLE)

Jenis lupus ini yang paling sering dirujuk masyarakat umum sebagai penyakit lupus. SLE dapat menyerang jaringan serta organ tubuh mana saja dengan tingkat gejala yang ringan sampai parah. Gejala SLE dapat datang dengan tiba-tiba atau berkembang secara perlahan-lahan atau dapat bertahan lama. Gejala ringan SLE berupa rasa nyeri dan lelah yang berkepanjangan yang dapat menghambat rutinitas kehidupan.

  • Lupus Eritematosus Kutaneus (CLE)

Lupus ini dapat dikenali dengan munculnya ruam pada kulit, yang terkadang disertai gatal-gatal. Berdasarkan hasil pengujian biopsi akan terlihat adanya infiltrasi sel inflamasi dan endapan kompleks imun pada batas dermoepidermal yang dikenal dengan lupus band.

  • Lupus Imbas Obat

Lupus jenis ini disebabkan oleh penggunaan obat-obatan tertentu, seperti obat antibiotik, antituberkulosa, serta obat untk penyakit hipertensi. Gejala penyakit ini umumnya akan hilang jika berhenti mengonsumsi obat-obatan tersebut, sehingga tidak perlu pengobatan khusus.

Penyakit lupus ada yang tidak parah namun ada juga yang sampai mengancam jiwa, sehingga harus ditangani oleh dokter yang ahli. Melalui pengobatan yang baik, banyak penderita lupus yang bisa hidup normal dan memiliki harapan hidup yang lebih panjang.

Nah. Itulah penjabaran mengenai penyakit lupus. Semoga dapat menambah wawasan kamu, ya!

 

Sumber:

PUSDATIN. (2017). Situasi Lupus di Indonesia. ISSN: 2442-7659

Tinggalkan komentar