Home » Artikel » MAHASISWA FK UNUD TERPILIH SEBAGAI WAKIL II DUTA BAHASA PROVINSI BALI

MAHASISWA FK UNUD TERPILIH SEBAGAI WAKIL II DUTA BAHASA PROVINSI BALI

I Wayan Adi Pranata, S.Ked (PSPD 2011), dan Gek Ayu Krismayogi (PSPD 2014), Wakil II Duta Bahasa Provinsi Bali

I Wayan Adi Pranata, S.Ked (PSPD 2011), dan Gek Ayu Krismayogi (PSPD 2014), Wakil II Duta Bahasa Provinsi Bali

Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Bali dilaksanakan setiap tahun oleh Balai Bahasa Bali untuk mencari perwakilan provinsi dalam ajang pemilihan Duta Bahasa tingkat nasional. Duta Bahasa sendiri merupakan representasi generasi muda sebagai agen perubahan yang memiliki kemampuan dalam bahasa dan sastra serta memiliki tujuan untuk mengembalikan iklim nasionalisme berbahasa Indonesia yang harmonis dengan bahasa asing dan daerah. Setelah terpilih, Duta Bahasa memiliki tugas utama untuk menyosialisasikan dan menggencarkan program cinta bahasa Indonesia melalui serangkaian kegiatan yang telah dirancang sesuai program rutin yang telah dibentuk sebelumnya oleh Balai Bahasa serta melalui kegiatan kreatif dan inovatif yang dirancang bersama Paguyuban Provinsi Bali, yang bertujuan untuk menarik kembali minat berbahasa Indonesia masyarakat, khususnya generasi muda.

Peserta dalam pemilihan Duta Bahasa adalah masyarakat umum yang berusia 18-25 tahun, memiliki kepribadian dan penampilan yang menarik, serta mahir berbahasa Indonesia, daerah, dan menguasai salah satu bahasa asing. Dalam ajang pemilihan Duta Bahasa Provinsi Bali tahun ini, 2 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, I Wayan Adi Pranata, S.Ked (PSPD 2011) dan Gek Ayu Krismayogi (PSPD 2014), terpilih sebagai Wakil II Duta Bahasa Provinsi Bali. Adapun tahapan yang harus mereka lalui untuk dapat terpilih sebagai Wakil II Duta Bahasa yaitu yang pertama adalah seleksi administrasi, uji kemahiran berbahasa Indonesia, dan wawancara awal pada tanggal 14 Juli 2016 untuk kemudian dipilih 10 besar finalis yang nantinya akan mengikuti pembekalan selama 3 hari, yaitu tanggal 1-3 Agustus 2016. Kemudian para finalis mengikuti malam puncak pada tanggal 6 Agustus 2016.

Ketika diwawancarai, I Wayan Adi Pranata mengatakan alasannya mengikuti pemilihan Duta Bahasa ini adalah karena ia menyadari bahwa dirinya sangat tertarik pada dunia bahasa dan sastra. Ia juga ingin menambah wawasan berbahasa dan merasa tertantang untuk ikut menyosialisasikan gerakan cinta berbahasa Indonesia dengan tidak mengesampingkan bahasa asing dan bahasa daerah. Tidak berbeda jauh dengan itu, Gek Ayu Krismayogi juga termotivasi untuk megikuti pemilihan Duta Bahasa ini karena ingin menambah wawasan dan relasi, karena menurutnya banyak orang-orang hebat di paguyuban Duta Bahasa sehingga ia merasa sangat beruntung dan bersyukur dapat terpilih dan bergabug dengan paguyuban ini. Begitu pula halnya dengan I Wayan Adi Pranata yang merasa sangat bangga saat terpilih sebagai salah satu Wakil Duta Bahasa. Keduanya berharap agar kedepannya generasi muda Indonesia dapat menggunakan bahasa secara cerdas, kontekstual, dan sesuai dengan proporsinya, dengan tetap melestarikan bahasa daerah dan menguasai bahasa asing sesuai dengan motto balai bahasa itu sendiri.

“Jadilah prakarsa pada diri sendiri, orang lain, dan bangsamu dengan berbahasa secara proporsional dan cerdas sehingga menjadi pribadi yang bekarakter dalam semangat nasionalisme. Bahasa adalah darah jiwa tempat pikiran tertuang dan dimana ia dilestarikan, tanpa itu dia akan mati.” (I Wayan Adi Pranata, S.Ked)

“Kesempatan hanya ada dua, kalau yang pertama gagal, maka maksimalkan yang kedua.” (Gek Ayu Krismayogi)

(lauren)

I Wayan Adi Pranata, S.Ked (PSPD 2011), Wakil II Duta Bahasa Provinsi Bali

I Wayan Adi Pranata, S.Ked (PSPD 2011), Wakil II Duta Bahasa Provinsi Bali

Gek Ayu Krismayogi (PSPD 2014), Wakil II Duta Bahasa Provinsi Bali

Gek Ayu Krismayogi (PSPD 2014), Wakil II Duta Bahasa Provinsi Bali

One comment

  1. hanya bisa ngucapin selamat and sukses terus deh…

Tinggalkan komentar