Home » Profil » Ling-ling, si Dokter Dangdut

Ling-ling, si Dokter Dangdut

Denpasar – InjeksiOnline.com. Seorang dokter bernyanyi pop? Itu sih sudah biasa. Bagaimana dengan seorang calon dokter yang gemar bernyanyi dangdut? Simak yuk kisah menarik mengenai kiprah seorang Mahasiswi Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (PSPD FK Unud) angkatan 2009 yang bertalenta sebagai penyanyi dangdut berikut ini.

Ling-ling, begitulah ia akrab dipanggil saat berada diatas panggung, telah memulai karir menyanyinya sejak duduk dibangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Berawal dari hobi bernyanyi, Ling-ling mencoba menekuni hobi ini lebih dalam sebagai penyanyi musik pop. “Dulu waktu SMP aku nyanyi pop, pindahnya aku ke musik dangdut karena saran dari juri di perlombaan musik pop yang aku ikuti waktu dulu. Jenis dangdut yang pertama ku pelajari adalah dangdut banyuwangi. Kenapa? Karena waktu itu CD atau kasetnya sering sekali diputer dipasar-pasar yang aku sering datengin, haha..,” terang wanita bernama lengkap A. A Ratna Purnama Santhi ini.

Saran yang diterimanya saat itu tak lantas menghentikan aktivitas bernyanyinya. Sejak berpindah jenis musik, justru lebih banyak tawaran bernyanyi yang diterimanya sampai sekarang. Namun saat duduk di bangku kuliah, wanita yang menyukasi nasi kuning ini pun mengakui terdapat perbedaan kuantitas ia tampil sebagai penyanyi dangdut. “Kalau dulu di SMA aku memang sering sekali ngisi acara dimana-mana, tapi semenjak kuliah aku lebih memperhatikan porsi nyanyi. Karena cita-cita utama ku memang pengen bisa jadi dokter, sedangkan nyanyi cuma hobi aja,” jelasnya.

Wanita yang lahir di Jakarta, 27 Juli 1991 ini merasa sangat senang karena support yang selalu diterimanya dari orang-orang terdekat, khususnya dari kedua orang tua. Sehingga ia pun tidak memiliki beban apapun saat bernyanyi diatas panggung, termasuk saat mengisi acara di berbagai event dalam lingkup kampus FK Unud. Ling-ling pun tidak pernah meminta bayaran untuk setiap penampilannya di FK Unud, karena ia ingin sepenuhnya untuk menghibur. Terhitung hingga saat ini telah banyak event FK Unud yang ia isi dengan bernyanyi dangdut, seperti HUT BSO KMPA, Inagurasi 2009 & 2011, BKFK 48, BKFK 50, HUT BSO KOMPAK, dan lain sebagainya. Selain itu Ling-ling juga masih aktif mengisi acara lain di luar kampus saat waktu senggangnya.

Saat ditanya harapan kedepan mengenai hobi bernyanyi dangdutnya, Ling-ling mengaku ingin mengubah ‘image’ negatif penyanyi dangdut saat ini. “Beberapa penyanyi dangdut yang aku kagumi adalah Mbak Inul Daratista dan Dewi Persik. Kedua penyanyi dangdut itu menurutku adalah sosok yang tangguh untuk mempertahankan profesi menyanyinya. Jadi penyanyi dangdut ga cuma modal seksi aja,” ungkapnya.

Selain itu Ling-ling juga berharap adik-adik kelas di FK Unud ada yang berminat dan bersedia untuk menjadi penyanyi dangdut seperti dirinya. Keseriusan bernyanyi mungkin akan Ling-ling lakukan saat ia telah menjadi seorang dokter. Sehingga ia pun berharap semoga para penggemarnya akan tetap menanti penampilannya saat itu. “Ya merekalah yang disebut Ling-lingism sejati,” sahutnya bersemangat. (@yudofandhie)

3 comments

  1. Ehhh, iyaah mirip, jangan2 mbok ling ngsih info yg sama ke pewawancara yang beda. Hahaha, gak tau deeh, yang pasti. Hidup ling-ling aje daah ><

  2. Weeeew…. Mbok Ling eksis dimana-mana 🙂
    Ga sabar nie nunggu performnya di launching http://gdubrak.com/ tanggal 31 maret nanti…di veranda (hayam wuruk)
    mau ngajakin teman-teman pembaca juga nih, yang mau datang silakan ajaa, acaranya free jam 6-9 malam :))
    iduup dangduuts *goyang ubur-ubur* 😀

Tinggalkan komentar