Home » Artikel » Kunci Tetap Sehat di Bulan Ramadhan

Kunci Tetap Sehat di Bulan Ramadhan

 

TipsPuasasehat

Memasuki bulan Ramadhan yang tahun ini jatuh pada tanggal 29 Juni 2014, seluruh umat Islam melaksanakan ibadah puasa dengan penuh khidmat. Agar puasa yang dijalankan tetap lancar, maka perlu menerapkan tips agar tetap tampil sehat dan bugar dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Dikutip dari beberapa jurnal kedokteran dan situs jurnalistik kesehatan terpercaya, berikut ini adalah kiat-kiat menjalani puasa yang sehat.

tips sehat di bulan puasa

1. Mengkonsumsi Makanan yang Sehat Saat Sahur dan Berbuka Puasa

Dengan perubahan pola makan, yang perlu kita lakukan adalah menyiasatinya sehingga masih tetap mendukung gaya hidup sehat. Untuk tetap mempertahankan massa otot, gunakan waktu berbuka puasa untuk mengonsumsi karbohidrat dan protein dalam jumlah yang tinggi. Hal itu bertujuan untuk memberi makan otot dan sel-sel tubuh dan menghindari penurunan otot akibat lapar yang berlebihan. Kemudian dilanjutkan berolahraga lebih kurang setelah shalat tarawih setelah latihan masukan protein dan karbohidrat lagi. Pastikan menu makan saat sahur telah memenuhi kecukupan gizi. Komposisi karbohidrat, protein, dan lemak juga harus seimbang, yaitu 15% protein, 20-25% lemak, dan sisanya karbohidrat. Saat sahur, konsumsilah makanan yang lebih tinggi kadar serat dan lemaknya. Hal itu untuk menjaga kesehatan dan regularitas pembuangan. Jangan lupa juga untuk mengonsumsi protein solid, seperti daging, ayam, dan ikan. Gunakan waktu lebih kurang 30 menit sebelum berbuka puasa untuk melakukan latihan aerobik ringan, seperti berjalan di treadmill atau bersepeda dengan kondisi hipoglikemi sehingga tubuh kita dengan mudah sekali memanfaatkan sel-sel lemak untuk sumber energi. Segera sesudahnya berbukalah terlebih dulu dengan minuman yang manis (Prasetyo, 2009). Menurut riset ilmiah, minuman dingin lebih mudah diserap tubuh daripada minuman hangat. Kemudian konsumsikan meal berprotein tinggi dengan komposisi karbohidrat yang tidak terlalu banyak (Yudan R, 2005, Suara Merdeka).

2. Banyak Minum Air Sesuai Frekuensi yang Diatur

Setelah berbuka puasa, Anda harus minum dalam jumlah besar. Anda juga harus minum saat bersahur. Kebutuhan hidrasi tubuh adalah sekitar 1,5 liter per hari (Salma, 2010). Air merupakan zat yang sangat dibutuhkan tubuh. Lebih dari 60 % tubuh kita terdiri dari air. Untuk menjalankan fungsinya dengan baik setiap organ tubuh kita membutuhkan air. Yang disebut air disini bukan hanya berupa air putih, tapi susu dan teh pun juga termasuk di dalamnya. Supaya kebutuhan tubuh tercukupi, aturlah agar Anda minum delapan gelas air sebelum menjalani puasa esok hari (Kompas.com, 2012).

 3. Lakukan Olahraga Ringan

Olahraga merupakan kebutuhan pokok manusia. Dengan olahraga secara teratur, maka akan meningkatkan kebugaran. Olahraga teratur juga meningkatkan stamina/daya tahan tubuh, rasa percaya diri dan daya ingat yang semakin kuat, mengurangi stress, kemampuan seksual, memperlancar peredaran darah. Selain itu meningkatkan kolateralisasi, yaitu berkembangnya pembuluh darah kecil/mikrosirkulasi di jantung, ginjal, dan organ lainnya, sehingga mengurangi risiko serangan jantung. Meskipun memiliki berbagai keterbatasan selama berpuasa, bukan berarti aktivitas kita hanya diisi dengan tidur atau bermalas-malasan. Agar tetap bugar, olahraga sebaiknya tidak ditinggalkan. Olahraga saat puasa dapat dilakukan dengan intensitas 40% hingga 50% lebih sedikit dari zona latihan yang biasa dilakukan. Cukup olah raga ringan seperti senam ringan, jalan dan jogging selama 20 s/d 30 menit. Waktu pelaksanaan olahraga: 1) saat menjelang buka puasa, 2) usai salat tarawih 3) menjelang sahur. Latihan seperti, yoga, pilates, body balance, lebih tepat dilakukan saat berpuasa. Selain intensitas rendah, latihan tersebut juga memiliki manfaat bagi pikiran dan jiwa (Prasetyo, 2009).

4. Istirahat yang Cukup

Jika memungkinkan, tidurlah di awal siang untuk mengumpulkan energi. Hindari sinar matahari dan panas yang menimbulkan dehidrasi (Salma, 2010). Usahakan tidak begadang saat bulan puasa. Sebaiknya segera tidur setelah salat tarawih. Jangan melakukan kegiatan-kegiatan lain yang bisa mengurangi jam tidur (Health.detik.com, 2014)

5. Jangan Menghentikan Pengobatan Tanpa Nasihat Medis

Orang dengan penyakit tertentu yang harus mendapatkan pengobatan berkala harus mendapatkan saran dari dokter dan ustadz terpercaya. Mereka tidak harus berpuasa Ramadan jika hal itu membawa risiko pada kesehatan mereka. Agar kelak tak berdampak komplikasi pada tubuh (Salma, 2010).

6. Segera Membatalkan Puasa bila Mendapat Masalah Kesehatan

Bila Anda mengalami masalah medis selama sehari dan tidak dapat pulih dengan cepat, mungkin sebaiknya Anda tidak berpuasa sehari atau lebih. Hari-hari di mana Anda tidak berpuasa dapat diganti sebelum Ramadhan berikutnya (Salma, 2010).

 

Article by: D. Indrasuari

Source:

Prasetyo, Yudik. 2009. Olahraga di Bulan Ramadhan. Jurusan Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Yogyakarta.

Salma, 2010. 12 Tips Sehat Berpuasa Ramadhan. Available at: http://majalahkesehatan.com/12-tips-sehat-berpuasa-ramadhan/. Diakses tanggal 30 Juni 2014.

6 Tips Sehat Menjalankan Ibadah Puasa. Available at: http://forum.kompas.com /kesehatan/131789-6-tips-sehat-menjalankan-ibadah-puasa.html. Diakses tanggal 30 Juni 2014.

Tinggalkan komentar