Home » Artikel » Kenali dan Waspadai Tonsilitis

Kenali dan Waspadai Tonsilitis

contoh penderita yang terkena tonsilitis atau amandel akut.

Contoh penderita yang terkena Tonsilitis atau amandel akut.

Denpasar – injeksionline.com. Tonsilitis, atau yang lebih dikenal dengan istilah amandel, adalah suatu peradangan yang dapat disebabkan oleh infeksi bakteri streptococcus beta hemolitik, bakteri jenis lain, dan jugavirus. Tonsilitis akut dapat terjadi pada seluruh usia, dengan insidensi tertinggi terjadipada anak-anakusia 5-6 tahun.

Gejala tonsilitis berupa nyeri tenggorokan yang akan semakin parah jika penderita menelandan sering kali dirasakan ditelinga. Pasiendapat pula mengeluh demam, tidak enak badan, sakit kepala, muntah, tenggorokan terasa kering, tidak nafsu makan, mudah lelah, nyeri perut, pucat, dan suara serak.

Jika tonsilitis disebabkan oleh bakteri,pemeriksadapatmelakukan penatalaksanaan pertamadenganmemberikan antibiotik peroral (melalui mulut) selama 10 hari.Padapasien yang mengalami kesulitan menelan dapat diberikan dalam bentuk injeksi.Penatalaksanaan keduadilakukandenganmemberikan obat antipiretik atau obat penurun panas untuk menurunkan demampasien. Penatalaksanaan ketiga, dilakukan tindakan pengangkatan tonsil atau yang biasa disebut dengan tonsilektomi. Tonsilektomi akan dilakukan apabila tonsilitis terjadi sebanyak 7 kali atau lebih per tahun; tonsilitis terjadi sebanyak 5 kali atau lebih per tahun dalam kurun waktu 2 tahun; tonsilitis terjadi sebanyak 3 kali atau lebih per tahun dalam kurun waktu 3 tahun;atautonsilitis yang tidak memberikan respon terhadap pemberian antibiotik.

Usaha yang dapat dilakukan untuk mencegah tonsilitisadalah dengan cara mengkonsumsi banyak air danmineral seperti sari buah murni atau jus buah tanpa bahan pengawet.Tidak disarankan untuk mengkonsumsi es krim, makanan dan minuman yang didinginkan, gorengan, makanan awetan yang diasinkan, dan manisan maupun zat pewarna lainnya.Menjaga kebersihan mulut dengan obat kumur yang mengandung desinfektan, atau dengan bahan tradisional seperti air hangat yang dicampur dengan garam,jugamerupakanlangkah yang dianjurkanuntukmencegahpenyakitini.Apabila ada infeksi bakteri, pasiendapatdiberikan terapi antibiotik,hanyaataspetunjukdokter, untuk mencegah komplikasidanresistensi.Pasiendisarankanuntukistirahat yang cukup dan menghindari pekerjaan yang berlebihan.Apabila tonsil meradang secara terus menerus maka perlu dipertimbangkan tindakan pembedahan untuk mengangkat tonsil yang meradang tersebut. (Echa)

Tinggalkan komentar