Jerawat Akibat Penggunaan Masker? Yuk Simak Tips Mencegahnya!

Ilustrasi dari: Ariana Camille Maralit

Sejak merebaknya pandemi Covid-19 di seluruh dunia, masker menjadi salah satu alat pelindung diri wajib yang harus dikenakan dalam beraktivitas sehari-hari. Tetapi, terlalu lama menggunakan masker dapat menimbulkan sejumlah masalah pada wajah, salah satunya adalah jerawat. Timbulnya masalah kulit akibat penggunaan masker dikenal juga dengan sebutan maskne. Maskne atau mask acne merupakan jerawat yang timbul di area yang tertutup oleh masker, seperti dagu, hidung, atau pipi bagian bawah.

Menurut ahli dermatologi penggunaan masker dalam jangka waktu lama akan menimbulkan perubahan temperatur dan meningkatkan kelembaban di area sekitar wajah yang tertutup oleh masker. Aktivitas seperti berbicara dan menghela nafas saat mengenakan masker dapat menjebak hawa panas yang membuat kulit wajah menjadi berkeringat sehingga meningkatkan kelembaban wajah. Kondisi ini sangat disenangi oleh kuman dan bakteri untuk berkembang sehingga dapat menyumbat pori-pori wajah yang kemudian akan mengakibatkan timbulnya jerawat pada wajah. Ditambah lagi gesekan antara masker dan wajah yang dapat membuat sistem barrier kulit terganggu yang semakin memicu pertumbuhan jerawat.

Ahli dermatologi juga mengatakan penggunaan masker bedah yang digunakan berulang kali dan masker kain yang digunakan kembali tanpa dicuci atau yang dicuci dengan asal-asalan bisa menjadi tempat pertumbuhan bakteri dan kuman. Tak hanya itu, kemungkinan adanya sisa detergen yang dipakai mencuci masker kain dapat pula menyebabkan pori-pori tersumbat dan iritasi kontak, sehingga muncul jerawat. Munculnya jerawat bisa menimbulkan rasa tidak nyaman dan menurunkan rasa percaya diri. Oleh karena itu, kita perlu melakukan pencegahannya dengan melakukan beberapa cara sebagai berikut:

  • Memilih Bahan Masker yang Tepat

Ahli dermatologi menganjurkan untuk menghindari iritasi pada kulit akibat penggunaa masker, pilihlah masker berbahan katun karena mampu menyerap keringat dan mampu membuat kulit tetap dapat bernapas. Hindari masker berbahan polyester karena dapat menjebak keringat dalam pori-pori. Selain itu, untuk yang memiliki kulit sensitif, gunakan masker dengan lapisan kain tebal pada bagian luar dan lapisan kain lembut pada bagian dalam.

  • Hindari Penggunaan Make Up Terlalu Tebal

Penggunaan make up terlalu tebal selama menggunakan masker dapat menimbulkan masalah pada kulit karena saat penggunaan masker intensitas berkeringat menjadi lebih sering dan penggunaan make up terlalu tebal dapat menyumbat pori-pori kulit yang memicu timbulnya jerawat. Saat penggunaan masker cukup memakai pembersih wajah non-sabun, pelembab, dan tabir surya. Dengan menggunakan pelembab, wajah akan terhidrasi, sehingga dapat melembabkan kulit dan juga melindungi dari gesekan masker. Sedangkan penggunaan tabir surya disarankan dengan kadar SPF 30 atau lebih untuk mencegah hiperpigmentasi kulit akibat sinar matahari. Pilih juga tabir surya yang diperkaya dengan kandungan zinc dan titanium, dimana kedua kandungan ini diketahui mampu mencegah iritasi kulit wajah akibat penggunaan masker.

  • Gunakan Masker dengan Bijak

Begitu sampai dirumah disarankan untuk segera membuka masker dan membersihkan wajah. Namun, jika tetap harus menggunakan masker seperti saat berada di luar rumah pastikan untuk tidak menggunakan masker seharian penuh atau berulang kali. Segera ganti masker jika dirasa sudah terlalu lembab. Disarankan juga bagi pengguna masker kain untuk tidak menggunakan kembali masker yang sudah dipakai, sebelum dicuci. Cucilah masker kain dengan air panas agar kuman yang menempel pada permukaan kain dapat terbunuh.

  • Bersihkan Wajah Sebelum dan Setelah Menggunakan Masker

Untuk mencegah iritasi kulit akibat penggunaan masker sehari-hari, pastikan untuk selalu menjaga kebersihan kulit wajah yaitu dengan cara rutin membersihkan wajah dengan sabun wajah yang sesuai dengan jenis kulit baik itu sebelum dan sesudah menggunakan masker. Membersihkan wajah sebelum menggunakan masker bertujuan untuk mencegah kotoran dan sebum menempel pada masker. Sedangkan membersihkan wajah sesudah menggunakan masker bertujuan untuk mencegah tersumbatnya pori-pori.

Lalu, bagaimana jika sudah terlanjur mengalami maskne? Lindungilah jerawat agar tidak iritasi akibat bergesekan dengan kain masker menggunakan acne patch. Selain bekerja melindungi jerawat, acne patch ini juga disertai dengan kandungan hydrocolloid dressing yang bekerja meningkatkan penyerapan dan penyembuhan. Selain itu, obatilah jerawat dengan obat jerawat yang sesuai dengan anjuran dokter atau yang telah berlabel BPOM. Nah, demikiam tips yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengatasi maskne. Lakukanlah langkah-langkah yang telah dipaparkan tersebut agar kulit wajah bisa terbebas dari maskne. Dengan cara-cara tersebut, kulit wajah akan nampak lebih bersih dan sehat, sehingga bisa tampil lebih percaya diri. Namun, jika masalah maskne sudah parah, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.

Penulis: Luh Komang Tresia Putri Wulandari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *