Jangan Kabur! Yuk Cari Tau Tips Karantina Usai ke Negara Tetangga

Alpha, Beta, Gamma, Delta, Epsilon, Zeta, Eta, Theta, Lotta, Kappa, Mu, Lambda hingga Delta plus. Ya… semua istilah tadi bukan membahas rumus fisika atau matematika yang sering kita hadapi saat ujian. Ketiga belas istilah tadi menjadi panggilan sayang untuk varian Covid-19. Maka dari itu, berikut penjelasan agar kita bisa memahami varian baru yang telah disebutkan diatas ya!

Tau gak sih, penyebab bertambahnya varian Covid-19 salah satunya diakibatkan oleh masyarakat yang tak taat dalam menjalani karantina setelah bepergian?! Semakin sering masyarakat melakukan perjalanan keluar negeri tanpa melakukan disiplin karantina, maka semakin cepat virus mungil itu bermutasi.

Dilansir dari laman resmi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Pemerintah Republik Indonesia telah menetapkan kebijakan untuk lebih ketat terhadap pelaku perjalanan, baik itu domestik maupun internasional. Apabila Sobat Injeksi akan kembali ke Indonesia setelah bepergian ke luar negeri, maka salah satu tindakan yang wajib dilakukan adalah karantina. Apa saja sih disiplin karantina yang perlu kita ketahui?

  1. Siapkan Berkas Validasi

Berkas ini berupa hasil tes Polymerase Chain Reaction (PCR) dan bukti telah melakukan vaksinasi lengkap. Pendataan ini untuk mempermudah pengambilan keputusan mengenai tindakan yang seharusnya dilakukan. 

Tes PCR akan dilakukan sebanyak dua tahap yaitu, saat kedatangan pertama dan diakhir karantina. Untuk mengetahui hasil tes tahap kedua maka Sobat Injeksi wajib melakukan karantina selama delapan hari. Saat proses tes ini, Sobat Injeksi akan mengisi formulir yang telah disediakan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) atau instansi yang berwenang dalam hal tersebut. Namun, apabila Sobat Injeksi datang dari negara eskalasi kasus terkonfirmasi positif Covid-19, maka karantina akan dilakukan selama dua minggu.

Setelah batas karantina telah dilalui maka tahap selanjutnya adalah vaksinasi. Tahap ini akan dilakukan di tempat karantina bila hasil tes PCR tahap dua menandakan negatif.

  1. Ketahui Tempat Karantina

Nah, Sobat Injeksi sudah tau belum pembagian tempat karantinanya? 

Pembagian karantina mempunyai entry point yang telah ditetapkan oleh satuan tugas daerah. Salah satu contohnya, Bandara Soekarno-Hatta memiliki tempat karantina di Wisma Pademangan. Pelayanan di tempat karantina ini cukup lengkap seperti penginapan, makanan, tes PCR, vaksinasi hingga transportasi. Jadi Sobat Injeksi tak perlu khawatir, karena segala kepentingan di tempat karantina sudah terjamin.

Selain tempat karantina serta pelayanannya, pemerintah telah menetapkan peringatan untuk beberapa kategori seperti (1) Pekerja Migran Indonesia yang menetap minimal dua minggu di Indonesia, (2) Pelajar atau mahasiswa yang melaksanakan tugas belajar di luar negeri dan (3) Pegawai pemerintah yang melaksanakan tugas dinas ke luar negeri.

Bila pegawai pemerintah tidak bersedia melakukan karantina, maka mereka wajib melakukan karantina di tempat yang direkomendasikan seperti hotel. Namun, biaya penginapan akan ditanggung secara mandiri. 

  1. Terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

Nah, kunci terpenting ketika karantina yaitu melakukan pola hidup sehat. Kegiatan yang dapat dilakukan yaitu makan makanan yang sehat dan bernutrisi untuk menjaga sistem kekebalan tubuh, minum air putih secukupnya, jangan merokok agar terhindar dari penyakit penyerta lainnya, berolahraga selama 30 menit (dewasa) atau 1 jam (anak-anak), ciptakan suasana yang nyaman dan tenang agar tidak stres, istirahat cukup, rajin berjemur di pagi hari, dan menerapkan 6M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas, mendapatkan vaksinasi dan menjauhi kerumunan). 

Nah, dari pemaparan diatas Sobat Injeksi sudah tau kan disiplin karantina usai bepergian ke luar negeri? Jika sudah paham, yuk terapkan agar varian Covid-19 tak bertambah. 

A healthy attitude is contagious but don’t wait to catch it from others. Be a carrier

 – Tom Stoppard-

Staff : Monica

Editor : Ara

Redaktur : Gita

Referensi

Aida NR. (2021, Juni 10). Inilah 10 varian baru virus corona hasil mutasi, kenali gejala dan cara mencegahnya. (R. S. Nugroho, Ed.) Retrieved from https://kesehatan.kontan.co.id/news/inilah-10-varian-baru-virus-corona-hasil-mutasi-kenali-gejala-dan-cara-mencegahnya?page=all

Bahri DS. (2021, March 7). Lima Tips agar Tetap Sehat selama Karantina Mandiri. Retrieved from https://kemensos.go.id/lima-tips-agar-tetap-sehat-selama-karantina-mandiri

Garutkab.go.id. (2021, Juni 19). Cegah Penyebaran COVID-19 Dengan 6M. Retrieved from https://www.garutkab.go.id/gallery/cegah-penyebaran-covid-19-dengan-6m

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. (2021, October 14). KETENTUAN KHUSUS BAGI PELAKU PERJALANAN INTERNASIONAL YANG MASUK KE WILAYAH INDONESIA. Retrieved from https://kemlu.go.id/tashkent/id/news/15233/ketentuan-khusus-bagi-pelaku-perjalanan-internasional-yang-masuk-ke-wilayah-indonesia

Muhammad H & Puspaningtyas L. (2021, October 18). Penting, Karantina Setelah Perjalanan dari Luar Negeri. Retrieved from https://republika.co.id/berita/r165dy380/penting-karantina-setelah-perjalanan-dari-luar-negeri

Pramudiarja AU. (2021, September 26). Positif COVID-19, Ingin Isolasi di Wisma Atlet? Begini Prosedurnya. Retrieved from https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5188856/positif-covid-19-ingin-isolasi-di-wisma-atlet-begini-prosedurnya

Ratriani V. (2021, January 19). Terpapar corona, inilah 10 hal yang harus dilakukan saat karantina mandiri. Retrieved from https://kesehatan.kontan.co.id/news/terpapar-corona-iinilah-10-hal-yang-harus-dilakukan-saat-karantina-mandiri

Rokom. (2021, September 11). Cegah Penyebaran Varian Baru COVID-19, Kemenkes Perketat Pintu Masuk Negara. Retrieved from https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20210910/2038453/cegah-penyebaran-varian-baru-covid-19-kemenkes-perketat-pintu-masuk-negara/

Sorongan TP. (2021, October 18). Covid Inggris Ngamuk Lagi, Ada Varian Corona Baru? (C. Indonesia, Ed.) Retrieved from https://www.cnbcindonesia.com/news/20211018164552-4-284757/covid-inggris-ngamuk-lagi-ada-varian-corona-baru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *