Home » Profil » Ida Ayu Trisna Wulandari You Dont Have To Be Great To Start, But You Have To Start To Be Great

Ida Ayu Trisna Wulandari You Dont Have To Be Great To Start, But You Have To Start To Be Great

Ida Ayu Trisna Wulandari

Tips dan trik agar bisa menjadi Mahasiswa Berprestasi adalah memiliki tujuan dengan skala prioritas, mampu memanajemen waktu, mau bergaul untuk sharing pengalaman, dan yang paling  penting adalah mau mencoba dan tidak mudah puas diri.

Ida Ayu Trisna Wulandari, sering disapa Tugek adalah salah satu mahasiswi jurusan  Pendidikikan Dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana angkatan 2015. Gadis yang sedang menempuh pendidikannya di semester tiga ini merupakan salah satu mahasiswi berprestasi di Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana. Mahasiswi yang saat ini sedang sibuk kuliah dan mengikuti beberapa kepanitiaan di kampus ini mengaku target terdekatnya adalah bisa lulus semester tiga dengan lancar.

Gadis yang lahir di Denpasar, 23 Juni 1997, ini pernah menjadi juara umum dalam ajang Lomba Busana Adat Daerah tahun 2005 saat duduk di bangku sekolah dasar kelas dua. Dia merasa senang, bersyukur dan tidak menyangka karena menjadi juara dari semua kategori umur pada perlombaan itu.

Selain itu, dia juga pernah mengikuti pemilihan Paskibraka Provinsi Bali tahun 2013. Meski melalui seleksi yang cukup sulit karena harus melewati test fisik, psikologi, dan pengetahuan PBB dan umum serta persiapan dan beberapa latihan rutin tetapi semua jerih payahnya terbayarkan setelah lulus dan diterima menjadi Pasukan 8 saat upacara pengibaran bendera.

Jegeg Bagus Udayana (JBU) 2016 adalah lomba pertamanya setelah menjadi mahasiswa. Dia mengaku. perasaannya cukup deg-degan karena ajang bergengsi itu bukan hanya membawa nama diri sendiri tapi juga nama fakultas. Selama persiapan, mahasiswi yang hobi menyanyi ini mengatakan banyak orang-orang dibelakang layar yang sangat mendukung dan ikut membantu dalam menyukseskan Tim FK dalam ajang JBU itu.

Kendala yang biasa dihadapinya ketika mengikuti perlombaan adalah ketika menyiapkan mental. “Tapi kalau persiapan sudah dilakukan dengan matang, astungkara hal tersebut bisa diatasi,” ucapnya.

Dia juga mengaku pendukung terbaiknya saat mengikuti lomba adalah orang tuanya. Alasannya karena mereka telah membimbingnya sejak kecil. Bukan hanya dalam perlombaan, tapi juga segala sesuatu yang berkaitan dengan dirinya. “Tanpa restu dan dukungan mereka, saya rasa pencapaian ini tidaklah ada,” ungkapnya.

Mahasiswi ini merasa banyak sekali manfaat yang bisa diambil dari setiap perlombaan yang dia ikuti. Karena piala pertamanya adalah saat duduk dibangku SD, dia merasa perubahan yang paling terasa adalah dirinya belajar berani untuk tampil dihadapan orang banyak dan lebih berlapang dada.

Saat ini, mahasiswi yang menjadikan sang Ibu sebagai sosok inspirasinya sedang menjadi anggota organisasi Himpunan Mahasiswa Kedokteran Umum (HMKU) FK Unud dan Komunitas Mahasiswa Peduli AIDS (KMPA).

 

Mahasiswa Berprestasi berarti individu yang memiliki nilai lebih yang dapat dibanggakan dari mahasiswa lainnya. Tiap-tiap mahasiswa memiliki pandangan tersendiri dalam memaknai prestasi tersebut. Sebagai agent of change sudah selayaknya kita meningkatkan kualitas diri melalui prestasi di bidang kita masing-masing.(MH)

Tinggalkan komentar