Home » FK Unud » Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2014 “Let’s Fight for Our Right”

Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2014 “Let’s Fight for Our Right”

Hari Tanpa Tembakau Sedunia (World No Tobacco Day) yang biasa disingkat HTTS diperingati pada tanggal 31 Mei setiap tahunnya. Sejak resmi ditetapkan oleh WHO pada tahun 1987, setiap tahunnya, berbagai komunitas maupun lembaga yang peduli terhadap bahaya tembakau rutin mengadakan berbagai kegiatan guna mensosialisasikan dan menumbuhkan kesadaran tentang bahaya tembakau bagi kesehatan terhadap masyarakat. Salah satu lembaga yang rutin mengadakan kegiatan serupa yaitu Kelompok Mahasiswa Peduli Bahaya Tembakau (KMPT) HMKM FK Unud. Tahun ini HTTS diperingati oleh KMPT dengan mengadakan serangkaian kegiatan yang telah dimulai sejak tanggal 10 Mei 2014. “Rangkaian kegiatannya meliputi penyuluhan ke beberapa SMP yang ada di kota Denpasar diantaranya SMP 3 Denpasar, SMPK Harapan, dan SMP Dwijendra yang sekaligus merupakan tempat pembukaan dari rangkaian kegiatan untuk memperingati HTTS tahun ini. Setelah melakukan penyuluhan sekaligus pembukaan kegiatan, rangkaian acara dilanjutkan dengan siaran ke beberapa radio yang ada di kota Denpasar yaitu Cassanova, RRI, dan Dwijendra yang dilaksanakan pada tanggal 11, 25 dan 27 Mei 2014 dengan melibatkan Pembina KMPT dan beberapa dosen dari PSIKM,”ungkap Guseka Arya Cyuta yang merupakan ketua KMPT HMKM FK Unud.

Dengan mengangkat tema “Let’s Fight for Our Right” hampir keseluruhan rangkaian acara dapat digelar dengan sukses. Hingga akhirnya, acara puncak dari seluruh rangkaian kegiatan memperingati HTTS 2014 juga berhasil digelar dengan meriah pada tanggal 28 Mei 2014 dan diikuti 250 peserta dari berbagai instansi kesehatan seperti lembaga mahasiswa yang ada di FK Unud, FK Univ. Warmadewa, Akbid Kesdam, Univ, Dhayana Pura dan beberapa universitas lainnya. Dalam acara ini pula, dilaksanakan pengukuhan Deklarasi yang ditandatangani oleh Dekan FK Unud beserta seluruh jajaran Pembantu Dekan, Kasubag , Kepala Tata Usaha, Ketua Program Studi yang ada di FK Unud, ketua – ketua lembaga mahasiswa yang ada di FK Unud serta kepala satuan pengamanan FK Unud. Acara ini pula dihadiri oleh Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak yaitu Arist Merdeka Sirait.

Deklarasi yang berhasil dikukuhkan bersamaan dengan acara puncak HTTS 2014 yang diadakan oleh KMPT ini merupakan salah satu ide yang muncul dari pengurus inti BEM FK Unud yang kemudian mengajak seluruh ketua – ketua lembaga yang ada di FK Unud. Awal mula munculnya ide ini menurut ketua BEM FK Unud yaitu Putu Andrie Setiawan muncul dikarenakan adanya kesadaran di FK sendiri, masih banyak sekali pelanggaran yang terjadi terhadap peraturan daerah (Perda) Provinsi Bali nomor 10 tahun 2011 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang telah berlaku efektif mulai 1 Juni 2012. Dalam peraturan tersebut sudah sangat jelas disebutkan bahwa area – area yang termasuk kedalam KTR meliputi fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar (sekolah, kampus), tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja, dan tempat lain yang ditetapkan. Selain itu, masih banyaknya kesimpangsiuran informasi mengenai izin penerimaan beasiswa yang diperoleh atau disponsori oleh pabrik rokok membuat BEM FK Unud mengambil inisiatif untuk mengajak seluruh civitas akademika FK Unud untuk membuat komitmen untuk menjadikan FK Unud dan Universitas Udayana bebas dari asap rokok.

Isi dari deklarasi tersebut yaitu :

  1. Mendukung secara penuh implementasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Universitas Udayana
  2. Fakultas Kedokteran Universitas Udayana menolak hal apapun yang berhubungan dengan rokok termasuk sponsor, beasiswa maupun bentuk promosi rokok lainnya
  3. Fakultas Kedokteran Universitas Udayana tidak menyediakan ruangan ataupun tempat khusus merokok di dalam area Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
  4. Berdasarkan poin nomor 3, maka area yang selama ini dikenal dengan Smooking Zone secara resmi kami perkenalkan dengan nama Green Area (Kawasan Hijau Fakultas Kedokteran Universitas Udayana).

Selain pengukuhan deklarasi, dalam acara puncak HTTS 2014 juga dilaksanakan aksi damai turun kejalan dengan agenda pembacaan orasi dan teatrikal yang berpusat di depan LED yang ada didekat Matahari Mall. Dalam Persiapan dari rangkaian kegiatan ini pun menurut I Made Rumadi Putra selaku ketua panitia Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2014 telah dimulai sejak dua bulan sebelumnya. Mahasiswa yang berasal dari program studi Ilmu Kesehatan Masyarakat angkatan 2012 ini juga menuturkan bahwa kesukseskan penyelenggaraan acara ini tidak luput dari dukungan penuh yang diberikan oleh pihak PSIKM sendiri hal terlihat dari hadirnya ketua prodi PSIKM yaitu dr. Ayu Swandewi dalam penandatanganan deklarasi sampai aksi damai turun kejalan yang diikuti beliau dan beberapa dosen serta staff PSIKM hingga kegiatan usai. (aw)

Galeri Foto


Tinggalkan komentar