Home » Artikel » Gout, Kenali dan Waspadai!

Gout, Kenali dan Waspadai!

Denpasar – InjeksiOnline.com. Penyakit gout sering kali kita kenal dengan sebutan penyakit asam urat. Penyakit ini memiliki tanda-tanda yang mirip dengan penyakit arhritis, yaitu nyeri sendi. Nyeri ini terutama dirasakan pada bagian jempol kaki, dan akan terus merambat pada persendian kaki. Gout diakibatkan oleh adanya gangguan metabolisme pada purin. Gangguan ini menyebabkan penimbunan sodium urat di dalam dan di antara persendian.

Faktor –faktor yang berperan dalam perkembangan gout berkaitan erat dengan faktor-faktor yang dapat menyebabkan hiperurisemia. Hiperurisemia adalah tingginya kadar asam urat di dalam darah. Hal ini menyebabkan tinggi pula jumlah kristal asam urat yang terkumpul di dalam sendi. Faktor-faktor yang berperan dalam proses ini adalah diet tinggi protein, minuman alkohol, dan sejumlah obat-obat tertentu yang dapat menghambat ekskresi asam urat oleh ginjal. Faktor genetik seperti gangguan metabolisme asam urat serta obesitas diperkirakan turut berperan dalam proses ini.

Manifestasi serangan berupa nyeri akut yang hebat pada sendi, merah, bengkak, panas, terbatasnya gerak, dan mencapai puncaknya dalam waktu kurang dari 24 jam. Kadang pasien sampai terbangun malam hari akibat nyerinya. Lebih dari 80% pada serangan pertama melibatkan hanya satu sendi, terutama pada anggota gerak bawah (ibu jari kaki, disebut podagra), lutut, dan sendi lain. Nyeri dapat pula terasa pada lebih dari satu sendi,  dapat pula terjadi peradangan cairan sendi, kapsul sendi (tenosynovitis), jari-jari (dactylitis), atau selulitis. Hampir pada semua kasus, lokasi artritis terutama pada sendi perifer dan jarang pada sendi sentral. Gejala gout dapat diawali dengan demam, kemudian keluhan membaik, dan disusul masa tanpa keluhan yang mungkin berlanjut dengan nyeri sendi kronis.

Tindakan yang dapat dilakukan untuk mecegah gout adalah menghindari makanan yang mengandung purin tinggi. Makanan yang mengandung purin dan protein yang tinggi dapat menyebabkan dan meningkatkan risiko terkena gout. Sementara itu, menurunkan kadar asam urat dalam darah dapat dilakukan dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung protein nabati, seperti susu, keju, dan telur. Asupan protein yang dianjurkan bagi penderita gangguan asam urat adalah sebesar 50-70 gram/hari atau 0,8-1 gram/kg BB/hari. Tindakan yang dianjurkan adalah menghindari minuman berakohol; mengkonsumsi air putih sebanyak 2,5 liter per hari; melakukan olah raga secara rutin; menghindari makanan siap saji; dan menerapkan pola makan sehat. (Echa, Ndre) edited by @yudofandhie

Tinggalkan komentar