Jauh-Jauh ke Bali Hanya Untuk AIDS

Jauh-Jauh ke Bali Hanya Untuk AIDS

 

DENPASAR, INJEKSIONLINE.com – Jumat, 30 September 2011, Lembaga Pers Mahasiswa Pers and Cyber Community (LPM Pcyco) mendapatkan kesempatan untuk meliput kegiatan sosial yang diselenggarakan oleh Negara tetangga, Australia. Kegiatan yang berupa penyuluhan mengenai AIDS ini bertema “Youth Movement”.

 

Penyuluhan ini diikuti oleh empat mahasiswa dari Community Development, Melbourne University, satu dosen pembimbing mereka, dan bekerjasama dengan Radio Heartline FM 92.2, mahasiswa Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana, serta Karang Taruna Desa Tulikup. Penyuluhan yang berlangsung dari pukul 17.00 – 19.00 WITA ini bertempat di Kantor Kepala Desa Tulikup, Kabupaten Gianyar.

 

Kegiatan ini salah satunya berupa pembagian kondom gratis. Peserta penyuluhan sejumlah 20 orang, baik pemuda, maupun pemudi. Selain penyuluhan, kegiatan ini juga bergerak dalam pembuatan iklan layanan masyarakat tentang isu-isu terbaru di sekitarnya, baik berupa spanduk, siaran radio, atau selebaran.

 

Penyuluhan ini dibuka oleh Laura (mahasiswa Melbourne), dilanjutkan dengan sambutan dari salah satu perwakilan mahasiswa Melbourne bernama Cellia. Semua panitia yang terlibat dalam kegiatan ini memakai polo-shirt dengan tulisan “Bali Work Placement” dibelakangnya.

 

Kepala Desa mengatakan bahwa kegiatan ini sangat mendidik, mengingat sejak pembangunan by pass yang melintasi daerah mereka, pengaruh buruk semakin banyak. Ditambah pula dengan menjamurnya “warung malam” atau tempat-tempat hiburan lainnya. Hal ini diperparah dengan sudah adanya satu pemuda di desa ini yang positif HIV.

 

Kegiatan ini juga dihadiri oleh dua remaja dari Forum Anak Daerah.

 

Penyuluhan yang menginfokan mengenai cara penularan HIV dan pencegahannya ini, juga mengajari cara penggunaan kondom yang benar. Selepas acara, para peserta dihimbau untuk menuliskan keinginan-keinginan mereka diatas kertas warna-warni dan menggantungkannya di “Pohon Harapan”. Sebuah inovasi yang sungguh unik. Semoga kelak remaja-remaja di Indonesia menjadi lebih baik dan membanggakan! (Reqgi First Trasia) edited by @yudofandhie

 

‘Get the Value for Your Life’ with Lembaga Anak Bangsa

‘Get the Value for Your Life’ with  Lembaga Anak Bangsa

DENPASAR, INJEKSIONLINE.com – Mengusung konsep melakukan proses belajar-mengajar yang ditujukan kepada anak-anak kurang mampu, tidak berpendidikan maupun putus sekolah, Lembaga Anak Bangsa (LAB) Bali guna mendukung Gerakan Indonesia Mengajar mencoba mengadakan sebuah kegiatan belajar untuk mendidik anak-anak tersebut.

Pernahkah anda bayangkan bagaimana sesungguhnya perilaku anak yang tidak pernah mengenyam pendidikan sebelumnya? Tidak hanya kesulitan dalam membaca dan menulis, dari segi etika dan bagaimana cara bersikap yang baik pun si anak belum bisa melakukannya. Hal inilah yang menjadi tantangan bagi LAB maupun para volunteer nya dalam mengajar anak-anak yang sehari-harinya menjadi tukang angkat barang di Pasar Badung ini.

“Mereka memang belum memiliki penyadaran diri akan arti pentingnya bersih diri, baca-tulis, tata krama, dan sopan santun,” ujar Dra. Ida Ayu Putu Puniadhi selaku salah satu koordinator lapangan LAB yang akrab disapa Ibu Dayu.

“Walaupun tidak seperti sekolah formal, minimal mereka bisa membaca dan menulis. Untuk tingkatan selanjutnya, kemungkinan kita akan usahakan mereka bisa mengambil kejar paket. Selain itu mereka juga akan dilatih untuk mengembangkan keterampilan sesuai bakat dan minat masing-masing. Meski tidak mudah, kami tetap ingin merangkul mereka untuk memiliki ‘pendidikan berkarakter’ yang tidak cuma belajar A,I,U,E,O yakni belajar dan tetap berada dalam akar budayanya,” jelas Ibu Dayu lebih lanjut.

Selain diantaranya telah mampu membaca dan menulis bahkan bernyanyi dan berhitung, mereka juga setidaknya telah paham akan pentingnya bertata krama dan yang paling penting adalah hidup bersih. “Mereka harus menyadari akan pentingnya hidup bersih, salah satu peraturan yang kita terapkan adalah harus bersih sebelum masuk kelas dan memulai pelajaran. Contoh paling sedarhana adalah mencuci tangan,” ungkap I Gst Ria Mardewi selaku volunteer pengajar.

Bagi anda yang tertarik untuk menjadi salah satu volunteer yang dalam hal ini adalah pengajar, LAB tidak menetapkan suatu kriteria apapun untuk anda. Namun LAB menekankan bahwa kegiatan ini adalah ‘pure’ kegiatan berbagi, sehingga LAB mengundang anda yang sekiranya mau untuk meluangkan sedikit waktunya untuk mengajar bersama secara sukarela. Kegiatan ini rutin diadakan pada hari Jum’at dan Sabtu pukul 10.30 wita bertempat di Pasar Badung lantai IV Denpasar-Bali.

“Bagi saya pribadi banyak nilai yang dapat saya peroleh, melebihi dari sebuah materi semata. Makna hidup adalah salah satunya, selain itu kegiatan ini akan membuat kita lebih mensyukuri nikmat yang telah Tuhan berikan bahwasanya dengan selalu ‘melihat ke bawah’, kita setidaknya telah diberi kelebihan. Itulah yang saya sebut dengan ‘value for your life’,” jelas NLP Yunianti Suntari C.

Saat ditanya apa harapan LAB bagi keberlangsungan kegiatan ini, Ibu Dayu dan Ibu Yuni menjawab bahwa LAB membuka kerjasama seluas-luasnya bagi anda yang ingin menjadi volunteer pengajar, para donator yang ingin menyumbangkan dana ataupun buku, baju, meja tulis layak pakai. Serta berbagai organisasi dan juga ke tingkat pemegang kebijakan semisal melakukan koordinasi ke Walikota untuk suatu penanganan bersama.

Nah, jika anda tertarik untuk ikut serta silakan hubungi Contact Person Geg Ria dxt (+6281805601199) atau Ibu Dayu (+628155780524) ya. Jangan pernah ragu untuk berbagi terhadap sesama, selain itu kegiatan ini akan menjadi suatu pengalaman yang menarik dan mengesankan bagi anda, karena hal ini telah secara langsung dialami sendiri oleh penulis. Yudo Affandi (@yudofandhie)

Hello world!

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

Injeksi Juni 2008

Injeksi Juni 2008

Injeksi edisi Juni 2008 dapat didownload langsung dari:
Click di sini untuk download (5,58MB)