Home » FK Unud » BKFK 50, Gold Divinity: 50 Tahun Eksistensi FK Unud untuk Bali

BKFK 50, Gold Divinity: 50 Tahun Eksistensi FK Unud untuk Bali

Denpasar – InjeksiOnline.com. Awal bulan maret 2012 Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK Unud) genap berusia 50 tahun. Di usia emas ini tanpa terasa  FK Unud telah memberikan banyak dedikasinya selama 50 tahun terakhir untuk kemajuan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Bali Pada khususnya. Seperti perayaan bertambahnya usia tahun sebelumnya, perayaan hari jadi FK Unud atau yang dikenal dengan Badan Kekeluargaan Fakultas Kedokteran (BKFK) yang ke-50 ini tentunya dirayakan dengan penuh kemeriahan oleh seluruh civitas akademika dan keluarga besar FK Unud.

Dengan mengusung tema “Melalui BKFK 50 kita jalin dan pererat semangat kekeluargaan serta menunjukkan eksistensi keluarga besar Fakultas Kedokteran Universitas Udayana melalui pengabdian masyarakat”, BKFK 50 kali ini lebih menitikberatkan pada program dan acara pelayanan kepada msyarakat. Hal ini sesuai dengan apa yang diharapkan ketua panitia BKFK 50 Made Nugraha Gunamanta Sabudi. “BKFK 50 ini adalah acara kekeluargaan dengan merayakan 50 tahun hari jadi FK Unud lewat pentas seni  dan lomba-lomba intern fakultas. di BKFK 50 ini kami selaku panitia ingin menonjolkan keterlibatan FK Unud itu dimata masyarakat melalui program-program pelayanan dan pengabdian masyarakat,” tukasnya. BKFK 50 kali ini melibatkan kurang lebih 165 panitia dan berlangsung sejak awal Februari 2012 hingga mencapai pucaknya pada awal maret 2012. Acara yang dihadirkan oleh panitia pada BKFK 50 ini masih serupa dengan BKFK 49 dan BKFK sebelumnya, namun yang menarik perhatian adalah difokuskannya acara BKFK 50 pada pelayanan dan pengabdian masyarakat.

“Salah satu bentuk kegiatan dari kepanitiaan pengabdian masyarakat (pengmas) BKFK 50 meliputi PPP (penyuluhan, penerapan, pembagian) hidup sehat, kunjungan sesepuh, kunjungan sosial ke panti asuhan dan panti jompo, donor darah, dan juga program kami yang dipadukan dengan alumni dan departemen kesehatan di masing-masing 9 kabupaten/kota untuk mengadakan bakti sosial pengobatan gratis yang dilakukan serempak pada tanggal 26 februari 2012 di 9 Kabupaten dan Kota di seluruh Bali,” tukas Nugraha. “Memang merupakan sebuah kerja keras bagi kami selaku panitia BKFK 50 dan tentunya koodinator pengmas dalam mewujudkan acara tersebut, tapi dengan berbekal kesungguhan dan menunjukkan eksistensi FK Unud bagi masyarakat, kami tetap berusaha semaksimal mungkin dan bangga akan antusiasme masyarakat untuk turut andil memanfaatkan pelayanan kesehatan yang kami adakan,” lanjut Nugraha.

Acara BKFK 50 yang akhirnya ditutup dengan acara puncak yaitu parade band angkatan dan jalan santai ini terbilang cukup sukses menarik perhatian civitas akademika dan alumni FK Unud. Disamping ikut memeriahkan, BKFK 50 juga berperan sebagai ajang reuni bagi para alumnus FK Unud. “Semoga apa yang panitia lakukan, dan semua kerja keras kami dari panitia BKFK 50 dapat memberikan kesan positif pada masyarakat Bali akan keberadaan FK Unud,” tutup Nugraha di akhir wawancara. Viva Hippocrates! (Wayan Dedek) edited by @yudofandhie

Tinggalkan komentar