Bakti Sosial Pengmas Psikologi Berbagi (CYBER) Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Senin, 28 September 2020 telah dilaksanakan Bakti Sosial Pengabdian Masyarakat Psikologi Berbagi (CYBER) 2020 yang diselenggarakan di Panti Asuhan Kesayan Ikang Papa, Gianyar. Kegiatan bakti sosial Pengabdian Masyarakat Psikologi Berbagi (CYBER) 2020 kali ini mengusung tema “Building A Resilient Society through Simple Acts of Kindness” yang bila diterjemah ke dalam bahasa Indonesia berarti membangun sebuah masyarakat yang resilien melalaui aksi kebaikan sederhana. Saat diwawancarai ketua Pengabdian Masyarakat Psikologi Berbagi (CYBER) 2020, Lionel Timmy Linardo, menyampaikan alasan mengapa tema ini dipilih yaitu karena berkaca dari situasi dunia saat ini yang sedang dilanda wabah Covid-19. Dimana menurutnya dikondisi seperti saat ini seseorang perlu memiliki resiliensi pada dirinya. Dalam psikologi self-resiliency itu sendiri merupakan kemampuan individu untuk bangkit kembali dari situasi yang meyulitkan atau pengalam traumatis. Dimana Covid-19 ini merupakan masalah, bahkan masalah dengan skala global, maka dari itu menurut Lionel memiliki self-resiliency pada situasi saat ini sangat penting agar dapat bangkit kembali.

Lalu jelaskan lebih lanjut oleh Lionel, mengapa dalam tema tersebut resilensi dilakukan melalui aksi berbuat kebaikan, adalah karena dampak dari wabah Covid-19 ini dirasakan oleh seluruh dunia. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh perorangan atau kelompok individu tertentu saja. Maka jika dalam suatu tatanan masyarakat bisa saling membantu dan berbuat baik terhadap sesama maka kita semua dapat bangkit bersama sebagai satu kesatuan masyarakat. Sehingga melalui tema tersebut Lionel berharap agar masyarakat termotivasi agar bisa berbuat aksi kebaikan terhadap satu sama lain dan membangun resilensi dari hasil kebaikan tersebut.

Kegiatan baksos di Panti Asuhan Kesayan Ikang Papa ini diawali dengan menyerahkan bantuan kepada pengurus yayasan dari pihak panitia yang berupa bantuan uang tunai dan sembako. Dimana seluruh dana yang terkumpul berasal dari hasil donasi masyarakat umum, penggalian dana, keuntungan dari pembuatan baju panitia, dan kas Himpunan Mahasiswa Psikologi serta juga pihak-pihak sponsor yang juga turut memberikan dananya untuk kegiatan ini. Namun, sayangnya ketika panitia Pengabdian Masyarakat Psikologi Berbagi (CYBER) 2020 berkunjung, sebagian besar anak-anak tidak ada disana karena situasi pandemi saat ini yang mengakibatkan anak-anak dikembalikan ke rumahnya masing-masing. Jadi, saat itu panitia hanya dapat beriteraksi dengan pengurus yayasan dan juga beberapa anak yang masih berada disana.

Panitia juga sempat mengadakan sharing dengan salah satu anak di panti asuhan tersebut yang merupakan atlet nasional. Setelah itu, panitia juga memberikan kenang-kenangan berupa notes-notes yang berisikan harapan-harapan dari panitia dan juga pihak yang telah berdonasi kepada anak-anak yang ada di panti asuhan tersebut agar tetap terjaga semangat dan motivasinya. Pelaksanakan kegiatan ini tidak melibatkan seluruh panitia, melainkan hanya melibatkan beberapa panitia yang datang ke Panti Asuhan Kesayan Ikang Papa tersebut dan tentunya selalu menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Baksos Pengabdian Masyarakat Psikologi Berbagi (CYBER) 2020 ini tidak hanya dilaksanakan di Panti Asuhan Kesayan Ikang Papa itu saja, melainkan sudah dilakukan hampir selama satu bulan di bulan September melalui konten edukasi mulai dari kajian strategis, video edukasi, comic strip, dan podcast. Jadi dari berbagai konten tersebut harapannya konten tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat dimana masyarakat menjadi lebih sadar terkait apa itu resiliensi dan melakukan aksi kebaiakan di masa pandemi ini, supaya bisa bangkit kembali dari masa keterpurukan dan membantu kesehatan mental mereka agar sejahtera selama wabah ini berlangsung.

Lalu Lionel juga menyampaikan, “Terkait situasi dunia yang sedang dilanda wabah Covid-19 anak-anak yang ada dipanti asuhan tersebut terpaksa untuk dikembalikan sementara kepada orang tua mereka masing-masing. Sehingga harapan dari saya dan panitia lainnya terkait anak-anak yang telah kembali ke rumahnya adalah semoga meskipun mereka tidak di rawat di panti asuhan tersebut, semoga mereka mendapatkan perawatanya yang memadai di rumah mereka masing-masing.” Selain itu, Lionel juga menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada para donatur yang sudah berdonasi baik itu dalam bentuk materi maupun energi dan waktunya dengan menjadi volunteer di kegiatan sharing edukasi ini. Ia menyampaikan tanpa bantuan donatur dan volunteer, kegiatan ini tidak akan bisa berjalan dengan lancar seperti saat ini. Terakhir ia berharap dengan adanya para donatur dan volunteer ini bisa memotivasi masyarakat yang lain juga untuk mau melakukan aksi kebaikan.

Penulis: Luh Komang Tresia Putri Wulandari

Narasumber: Lionel Timmy Linardo dan I Gusti Agung Ayu Istri Indira Daneswari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *