Home » Artikel » Andakah Pribadi Tipe A Yang Berisiko Terkena Serangan Jantung?

Andakah Pribadi Tipe A Yang Berisiko Terkena Serangan Jantung?

DENPASAR, INJEKSIONLINE.com – Apakah Anda termasuk orang yang menyukai kompetisi, selalu tergesa-gesa, berani berusaha, namun mudah sekali marah? Apabila demikian, mungkin Anda termasuk orang dengan kepribadian tipe A. Orang dengan ciri-ciri tabiat seperti ini digolongkan berisiko tinggi mati di bawah usia 50 tahun yang disebabkan oleh serangan jantung. Penelitian ini dianggap telah meruntuhkan teori-teori terdahulu yang menyimpulkan kesibukan dan gila kerja adalah penyebab umur pendek.

Dua ahli jantung, Meyer Friedman dan Ray Rosenman, melalui buku “Type A Behavior and Your Heart”, memperkenalkan teori kepribadian “tipe A dan tipe B.” Dalam buku yang sangat laris itu, Friedman dan Rosenman menyebut, tipe A adalah kepribadian gila kerja yang senantiasa diuber-uber kesibukan. Kelompok ini, menurut kedua ahli jantung itu, sering mengalami stres. Oleh karena itu, paling mudah terkena masalah serangan jantung dan  kematian dini. Sebuah penelitian lainnya di tahun 1959 yang dipublikasikan dalam Journal of the American Medical Association menemukan orang-orang dengan kepribadian tipe A memiliki risiko lebih besar menderita penyakit jantung daripada orang-orang tipe B yang lebih penyabar. Sebuah studi selama 10 tahun terhadap 200 pria muda di Kentucky, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa pria tipe A cenderung merokok lebih banyak dan semakin banyak selama studi itu. Mereka juga menunjukkan kenaikan tekanan darah. Kita tahu bahwa kedua faktor itu menambah risiko penyakit jantung.

Rosenmen & Chesney (1980) menggambarkan kepribadian tipe A antara lain dengan ciri-ciri sebagai berikut:

1.    Ambisius, agresif dan kompetitif (suka akan persaingan), banyak jabatan rangkap.

2.    Kurang sabar, mudah tegang, mudah ter-singgung dan marah (emosional).

3.    Kewaspadaan berlebihan, kontrol diri kuat, percaya diri berlebihan (over confidence).

4.    Cara bicara cepat, bertindak serba cepat, hiperaktif, tidak dapat diam.

5.    Bekerja tidak mengenal waktu (workaholic).

6.    Pandai berorganisasi dan memimpin dan memerintah (otoriter).

7.    Lebih suka bekerja sendirian bila ada tantangan.

8.    Kaku terhadap waktu, tidak dapat tenang (tidak relaks), serba tergesa-gesa.

9.    Mudah bergaul (ramah), pandai menimbul-kan perasaan empati dan bila tidak tercapai maksudnya mudah bersikap bermusuhan.

10.  Tidak mudah dipengaruhi, kaku (tidak fleksibel).

11.  Bila berlibur pikirannya ke pekerjaan, tidak dapat santai.

12.  Berusaha keras untuk dapat segala sesuatunya terkendali.

Orang berkemauan keras menempatkan diri dalam posisi dengan tekanan terus-menerus, maka tubuh mereka bereaksi dengan memproduksi hormon dan mediator yang berperan dalam stres dan bersifat oksidatif dalam jumlah lebih besar. Apabila berlebihan dalam jangka panjang dapat merugikan, salah satunya adalah  muncul plak pada pembuluh darah, terutama paling sering pada pembuluh darah kecil yang menyuplai makanan ke jantung. Jika terjadi sumbatan pada pembuluh darah ini maka muncul serangan jantung yang tiba-tiba.

Beberapa tips untuk mencegah penyakit jantung adalah dengan menyeimbangkan gizi, menyetop pemakaian rokok, menghadapi dan mengatasi stress dengan bijaksana, mengawasi tekanan darah, dan teratur berolahraga, serta jangan lupa refreshing atau berekreasi yang cukup. Meditasi pun dapat dicoba sebagai salah satu alternatif bagi yang tidak memiliki kesempatan untuk berpergian atau beraktivitas di luar.

Nah, bagi yang merasa memiliki kepribadian tipe A berhati-hatilah terhadap serangan jantung jika anda tidak menanganinya dengan baik dan bijksana. (eva) edited by @yudofandhie

Dikutip dari berbagai sumber.

Tinggalkan komentar