Home » Artikel » Fresh Breath All The Time

Fresh Breath All The Time

DENPASAR, INJEKSIONLINE.com – Apakah kamu termasuk orang yang gemar menyantap makanan yang berminyak maupun yang memiliki aroma kuat seperti bawang? Jika jawabannya “ya”, sepertinya kamu membutuhkan perawatan area mulut yang rutin. Karena kalau tidak, kamu bisa terkena penyakit yang menyerang gigi dan gusi. Selain itu, kamu juga bisa terserang halitosis atau yang lebih sering kita kenal sebagai bau mulut.

Banyak lho penderita halitosis enggak sadar kalau mereka memiliki bau mulut, sampai ada orang lain memberitahunya. Meski pada akhirnya masalah yang satu ini bisa ditanggulangi, sering masih saja ada efek buruk yang ditinggalkan, misalkan seperti  menurunnya rasa percaya diri, was-was kalau nafasnya berbau. Nah, agar hal seperti ini enggak terjadi, ada baiknya kamu mengenali sebab terjadinya halitosis.

Bau mulut acapkali menyerang saat kebersihan dan kesehatan mulut tidak terjaga. Pembusukan remah atau sisa-sisa makanan yang terjebak di dalam gigi menjadi penyebab utamanya. Namun, seringkali bau mulut juga timbul akibat gangguan kesehatan tertentu pada tubuh. Contohnya pada orang yang mengalami masalah pencernaan, diabetes mellitus dan gangguan hati. Bau mulut karena gangguan kesehatan seperti itu bersifat lebih spesifik.

Ketika produksi asam lambung meningkat, mulut akan mengeluarkan bau yang khas. Selain itu, infeksi di daerah hidung (sinus) juga dapat mengakibatkan bau mulut. Nah, kalau kamu mengalami hal-hal tersebut segeralah periksakan diri ke dokter. Bau mulut karena keadaan patologis ini biasanya tidak akan hilang bila penyebabnya tidak diatasi.

Selain hal-hal di atas, aroma mulut yang enggak sedap bisa timbul karena asupan makanan. Jadi sebaiknya kamu memastikan kalau makanan yang akan dikonsumsi tidak meninggalkan aroma yang menyengat, seperti bawang. Mengapa? Karena saat kita mengunyah makanan tersebut, secara otomatis darah akan menyerap minyak yang ada pada makanan, kemudian membawanya ke paru-paru, dan melepaskannya melalui napas hingga tubuh kita selesai memprosesnya.

So,biar kamu enggak dikucilkan dalam pergaulan dan mengalami krisis percaya diri lantaran bau mulut, berikut beberapa tips yang bisa kamu ikuti:

  • Sikat gigi minimal dua kali sehari. Namun angat disarankan menyikat gigi setiap kamu usai makan atau mengonsumsi sesuatu yang dapat meninggalkan aroma tak sedap pada mulut.
  • Hindari menyikat gigi terlalu keras karena dapat merusak gigi dan membuat gusi berdarah.
  • Hilangkan sisa-sisa makanan yang ada di sela-sela gigi dengan dental floss (benang untuk membersihkan gigi).
  • Jangan biarkan lidah kamu layaknya hamparan karpet kotor. Lidah juga bisa digosok dengan menggunakan sikat gigi ataupun sikat khusus pebersih lidah. Menurut sebuah riset, menyikat gigi hanya mengurangi bau mulut sebesar 25%. Namun jika kamu menyikat gigi disertai dengan menyikat lidah, dapat mengurangi bau mulut hingga 85%.
  • Variasikan merek pasta gigi yang kamu pakai. Jangan terpaku pada satu merek saja. Ganti sikat gigi dua atau tiga bulan sekali.
  • Selalu sediakan juga permen dengan pemanis xylitol, sebab pemanis ini tidak hanya dapat meningkatakan produksi air liur, tetapi bekerja mencegah pertumbuhan bakteri dalam mulut.
  • Banyak minum air putih. Para ahli mengindikasikan, semakin tua usia seseorang, semakin rentan pula mengalami dehidrasi. Jadi, biasakanlah minum air putih secara teratur. Dengan demikian, laju pertumbuhan bakteri di dalam mulut akan tertekan. Selain itu, minum air putih secara teratur juga membuat kulit kamu lebih segar dan sehat.
  • Hindari mengonsumsi makanan manis terlalu banyak. Selain bisa menambah berat badan, makanan manis juga digemari bakteri perusak gigi.
  • Periksakan selalu kesehatan gigi kamu ke dokter gigi setiap enam bulan sekali. (maria c hindom) edited by @yudofandhie

Dikutip dari berbagai sumber.

Tinggalkan komentar